jpnn.com, PALANGKA RAYA - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) Ossy Dermawan meninjau layanan pihaknya di Kantah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (23/4) kemarin.
Ossy mengaku ingin memastikan kerja ATR/BPN dalam melayani masyarakat di sektor pertahanan agar cepat dan nyaman.
BACA JUGA: Wamen Ossy Sebut Pemerintah Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi Rampung Juni 2026
"Jangan membuat masyarakat menunggu lama, kami ingin pelayanan pertanahan itu makin memudahkan masyarakat,” kata Wamen Ossy kepada jajaran ATR/BPN seperti tertuang dalam keterangan persnya, Senin (27/4).
Wamen Ossy mengingatkan pelayanan menjadi fondasi atau core di Kementerian ATR/BPN, sebagaimana yang sering ditekankan Menteri Nusron.
BACA JUGA: Wamen Ossy Tegaskan Komitmen Presiden Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Oleh karena itu, ujarnya, perbaikan bukan hanya perlu dilakukan dalam hal pelayanan, melainkan ke upaya penyelesaian berkas pertanahan.
"Mari terus semangat bekerja dalam rangka melayani masyarakat. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
BACA JUGA: Wamen Ossy Sebut Tata Ruang Terpadu Dasar Pembangunan Infrastruktur yang Tepat
Wamen Ossy ketika di Kantah Kota Palangkaraya terlihat menghampiri para pemohon di loket.
Dia juga menyapa masyarakat yang tengah mengurus sertifikat tanah, sekaligus meminta masukan langsung terkait kualitas layanan.
"Jika ada yang kurang, bisa disampaikan ke kami, supaya kita bisa perbaiki terus,” ujar Wamen Ossy saat menyapa salah satu pemohon di Kantah Kota Palangkaraya.
Diketahui, Wamen Ossy hadir dengan didampingi oleh Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tenri Abeng, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalteng Fitriyani Hasibuan serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangkaraya Ferdinan Adinoto.
Sejumlah jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalteng juga terlihat hadir ketika Wamen Ossy melaksanakan peninjauan. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sambut Positif Penyelenggaraan ICI, Wamen Ossy: Sangat Relevan
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




