Penyebab Keputihan Kuning dan Cara Mengatasinya

theasianparent.com
2 jam lalu
Cover Berita

Keputihan kuning tidak selalu berbahaya, tetapi bisa menjadi tanda infeksi jika warnanya lebih pekat, berbau tidak sedap, atau disertai gatal, perih, dan nyeri saat buang air kecil.

Pada kondisi tertentu, keputihan kuning juga bisa muncul menjelang menstruasi karena bercampur sedikit darah lama atau perubahan normal pada cairan vagina.

Artikel Terkait: 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita Keputihan Berwarna Kuning Tanda Apa?

Keputihan berwarna kuning bisa menandakan beberapa hal, mulai dari kondisi yang masih normal sampai infeksi pada vagina atau leher rahim.

Menurut Healthline, cairan vagina yang tampak kuning pucat dan tidak berbau kadang masih tergolong normal, terutama menjelang haid.

Namun, warna kuning yang lebih jelas, apalagi jika disertai bau menyengat atau perubahan tekstur, perlu diwaspadai.

WebMD dan Cleveland Clinic sama-sama menyebut bahwa keputihan kuning, abu-abu, atau hijau dapat mengarah pada infeksi bakteri atau infeksi menular seksual.

Karena itu, gejala penyerta sangat penting diperhatikan, seperti rasa gatal, panas, perih, nyeri saat berhubungan, atau cairan yang tampak berbusa. Jika gejala-gejala ini muncul, pemeriksaan dokter biasanya diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Keputihan Kuning Apakah Bisa Sembuh Sendiri?

Keputihan kuning yang sangat ringan dan tidak disertai gejala lain memang bisa hilang sendiri, terutama jika penyebabnya adalah perubahan normal sebelum menstruasi.

Dalam kasus seperti ini, warna kuning biasanya pucat, tidak berbau menyengat, dan tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.

Healthline menjelaskan bahwa warna kekuningan ringan bisa muncul karena campuran lendir vagina dengan sedikit darah lama.

Namun, bila keputihan kuning disebabkan infeksi, kondisinya biasanya tidak sembuh tuntas tanpa penanganan yang tepat. Infeksi bakteri, jamur, atau infeksi menular seksual umumnya memerlukan obat sesuai penyebabnya, dan menunda pengobatan bisa membuat keluhan makin berat.

Jika keluhan menetap lebih dari beberapa hari, makin pekat, atau disertai bau dan gatal, sebaiknya jangan menunggu sembuh sendiri.

Artikel Terkait: 6 Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dengan Sebelum Haid, Jangan Keliru! Bagaimana Cara Mengatasi Keputihan yang Kuning?

Cara mengatasi keputihan kuning tergantung penyebabnya. Jika gejalanya ringan dan tampak normal, cukup jaga kebersihan area intim, gunakan pakaian dalam yang bersih dan menyerap keringat, serta hindari produk pembersih vagina yang keras karena bisa mengganggu keseimbangan alami vagina.

Cleveland Clinic menekankan bahwa perubahan warna ke kuning baru lebih mengkhawatirkan bila disertai tanda infeksi.

Kalau ada bau tidak sedap, gatal, nyeri, atau cairan berubah menjadi kental dan berwarna kuning kehijauan, pemeriksaan dokter penting dilakukan.

Penanganan medis bisa berupa antijamur atau antibiotik, tergantung apakah penyebabnya jamur, bacterial vaginosis, atau infeksi lain.

WebMD juga menegaskan bahwa keputihan abnormal sebaiknya dievaluasi karena warna saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis.

Apakah PCOS Menyebabkan Keputihan?

PCOS tidak selalu menyebabkan keputihan kuning secara langsung.

PCOS lebih dikenal sebagai gangguan hormonal yang memengaruhi siklus haid, ovulasi, dan beberapa gejala metabolik, bukan sebagai penyebab utama cairan vagina berwarna kuning.

Jadi, jika seseorang dengan PCOS mengalami keputihan kuning, penyebabnya tetap perlu dicari lebih lanjut, bukan langsung diasumsikan akibat PCOS.

Pada sebagian kasus, PCOS bisa berkaitan tidak langsung dengan perubahan kondisi vagina, misalnya karena siklus menstruasi yang tidak teratur atau perubahan hormonal yang ikut memengaruhi keseimbangan mikrobioma vagina.

Meski begitu, keputihan kekuningan yang berbau, gatal, atau disertai nyeri lebih sering mengarah ke infeksi seperti bacterial vaginosis atau infeksi jamur. Jadi, PCOS dan keputihan kuning bisa muncul bersamaan, tetapi belum tentu ada hubungan sebab-akibat langsung.

Kapan Perlu Periksa?

Segera periksa ke dokter bila keputihan kuning disertai bau amis atau busuk, gatal, perih, demam, nyeri panggul, atau nyeri saat buang air kecil.

Gejala seperti ini lebih sering mengarah pada infeksi yang memerlukan obat khusus. Pemeriksaan medis juga penting bila keputihan berubah konsistensinya menjadi berbusa, sangat kental, atau kehijauan.

***

Healthline. (2023, April 28). Yellow discharge before period: 9 possible causes. https://www.healthline.com/health/womens-health/yellow-discharge-before-period

Cleveland Clinic. (2023, September 6). Vaginal discharge: Causes, colors & what’s normal. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/4719-vaginal-discharge

WebMD. (2025, October 7). Vaginal discharge: Causes, types, diagnosis and treatment. https://www.webmd.com/women/vaginal-discharge-whats-abnormal

Healthline. (2017, July 20). Vaginal discharge color guide: What is normal? https://www.healthline.com/health/vaginal-discharge-color-guide

Aspect Health. (n.d.). PCOS discharge and smell: What does it look like? https://www.aspect-health.com/blog/pcos-discharge-and-smell-what-does-it-look-like

 

Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Flek Cokelat Tanda Apa? Inilah Beberapa Penyebabnya

Apa Itu Ptosis? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LavAni Sabet Gelar Juara Proliga 2026, Ibas Puji Perjuangan Tim
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Indomobil Siap Boyong SUV Listrik Leapmotor C10 ke Indonesia, Usung Perakitan Lokal dan Teknologi Canggih
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Dirjen Imigrasi Kantongi Identitas WNA Minta Tumpangan Gratis
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Penyekapan Berujung Bongkar Jaringan Vape Etomidate di Jakut, Satu WNA Diamankan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Mahfud MD Desak Pemerintah Bersikap Tegas Usai 4 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.