jpnn.com, JAKARTA - Politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding resmi dilantik Presiden Prabowo menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Istana Negara pada Senin (27/4/2026).
Berbekal pengalaman panjang di parlemen dan sempat menjabat sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding kini dipercaya Presiden untuk memimpin penguatan sistem karantina nasional.
BACA JUGA: Prabowo Reshuffle Kabinet, Jumhur Hidayat Menteri LH, Dudung Abdurachman Kepala KSP
Penunjukan ini menambah panjang daftar pengabdian Karding di pemerintahan setelah sebelumnya malang melintang di dunia legislatif.
Abdul Kadir Karding memiliki rekam jejak yang sangat kuat di parlemen. Ia tercatat pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI selama tiga periode berturut-turut, mulai dari 2009 hingga 2024.
BACA JUGA: Reshuffle Kabinet Sore Ini, Sejumlah Tokoh Datangi Istana, Begini Pengakuan Dudung
Selama 15 tahun di Senayan, Karding dikenal sebagai legislator yang vokal dan aktif dalam pembahasan berbagai kebijakan publik yang krusial.
Keahliannya tidak hanya terbatas pada politik kepartaian. Dalam perjalanan kariernya, pria kelahiran Donggala ini menaruh perhatian besar pada isu ketenagakerjaan dan perlindungan warga negara.
BACA JUGA: Efriza Ungkap 4 Alasan Prabowo Perlu Reshuffle Kabinet, Singgung Pengaruh Jokowi
Dedikasinya pada isu perlindungan pekerja migran membawanya dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Kini, dengan menjabat sebagai Kepala Barantin, Karding dihadapkan pada tantangan baru untuk memperkuat garda terdepan perlindungan komoditas hayati Indonesia.
Pengalaman panjangnya dalam birokrasi dan pembuatan kebijakan diharapkan mampu membawa Badan Karantina Indonesia menjadi lembaga yang lebih tangguh dan efisien.
Pelantikan Karding sebagai Kepala Barantin dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat tinggi lainnya dalam rangkaian penguatan kabinet di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Karding lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 25 Maret 1973 dan menempuh pendidikan tinggi di Universitas Diponegoro (Undip) pada jenjang sarjana dan magister.
Selain pengalaman di legislatif dan eksekutif, ia juga merupakan kader lama PKB yang telah berkiprah di tingkat nasional.
Rekam jejak tersebut menjadi modal dalam memimpin Badan Karantina Indonesia yang memiliki peran strategis dalam pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan.
Lembaga ini juga menjadi garda depan dalam menjaga biosekuriti nasional serta mendukung ketahanan pangan.
Dengan latar belakang tersebut, Karding diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam sistem karantina nasional sekaligus mendukung kelancaran arus perdagangan komoditas.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




