Bisnis.com, JAKARTA — Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani (AGN) menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan segera mengumumkan struktur Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) dan Kesejahteraan Pekerja.
Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea mengatakan entitas tersebut akan menggantikan gagasan yang disampaikan Prabowo sebelumnya, yakni Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN). Satgas PHK mulanya juga digagas sebagai entitas terpisah.
Dia menyebut kalangan buruh sendiri yang mengusulkan bahwa agar penanganan PHK dan kesejahteraan buruh dapat ditangani melalui satu saluran yang lebih efisien.
“Kami pimpinan buruh yang malah meminta kepada pemerintah agar diganti dengan organisasi yang lebih ramping, karena ternyata Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional itu berbentuk selevel dengan kementerian. Artinya tidak akan sangat lincah,” kata Andi dalam konferensi pers Perayaan May Day 2026 bersama sejumlah konfederasi buruh di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, Prabowo bakal mengumumkan struktur lengkap satgas ini dalam waktu dekat. Posisi ketua disebutnya akan diisi oleh seorang tokoh bangsa, meskipun Andi tak membocorkan sosoknya.
Selain itu, terdapat pula jajaran penasihat, pengurus harian, hingga komite eksekutif. Komite ini akan melaksanakan segala aturan-aturan pencegahan PHK hingga membentuk kelompok kerja (pokja) terkait.
Baca Juga
- Dilantik Jadi KSP, Dudung Abdurachman Beberkan Tugas-tugas dari Prabowo
- Prabowo Lantik Dudung Abdurachman Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Intip Profilnya
- Profil Hasan Nasbi: Eks Kepala KSP Kini jadi Utusan Prabowo Bidang Komunikasi
“Seluruh konfederasi buruh saya pastikan terlibat dalam Satgas PHK, supaya mereka bisa mewakili kepentingan anggota di seluruh Indonesia. Jadi sekali lagi, tidak ada konfederasi buruh yang ditinggal dalam Sargas PHK,” ujarnya.
Andi lantas melanjutkan bahwa satgas ini juga akan mengadvokasi isu peningkatan kesejahteraan pekerja, yang mencakup jaminan sosial, kesehatan, hingga perumahan untuk buruh.
Menurutnya, satgas ini ke depan akan memiliki daya tawar tinggi karena dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres).
“Bisa lintas sektoral, bisa menyampaikan suatu program, dan bisa mengeksekusi. Ini juga akan melibatkan desk ketenagakerjaan Polri untuk terlibat dalam Satgas PHK,” ujarnya.
Menurut Andi, perincian terkait Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja ini akan disampaikan langsung oleh Prabowo dalam peringatan Hari Buruh atau May Day, Jumat (1/5/2026) mendatang. Ratusan ribu buruh diperkirakan akan memenuhi kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat dalam giat tersebut.





