Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Abdul Kadir Karding diketahui dilantik sebagai Kepala Badan Karantina RI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50 PPA Nomor 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Utama di Lingkungan Badan Karantina Indonesia.
- ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Lantas, siapa Abdul Kadir Karding? Dirangkum VIVA Senin, 27 April 2026, ini dia sosok Kepala Badan Karatina RI baru yang dilantik.
Sosok Abdul Kadir Karding
Abdul Kadir Karding dikenal sebagai politisi senior yang memiliki pengalaman luas di parlemen. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama beberapa periode dan aktif dalam berbagai pembahasan kebijakan strategis, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah ini juga memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang sosial dan politik. Sepanjang kariernya, Karding dikenal sebagai sosok yang komunikatif dan dekat dengan berbagai kalangan, baik di internal partai maupun masyarakat luas.
Sebelum dipercaya memimpin Badan Karantina Indonesia, Karding telah lama berkecimpung dalam aktivitas politik praktis dan organisasi. Ia juga sempat memegang peran penting di partai politik, yang memperkuat posisinya sebagai salah satu figur berpengaruh di tingkat nasional.
Di luar aktivitas formalnya, Karding sempat menjadi sorotan publik karena momen santai saat bermain domino bersama sejumlah tokoh, termasuk Raja Juli Antoni. Kegiatan tersebut ramai diperbincangkan karena melibatkan berbagai figur publik, bahkan dikaitkan dengan nama Azis Wellang yang pernah tersandung kasus hukum.
Sebelumnya, tahun 2025 lalu, Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Abdul Kadir Karding dari posisi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Karding sempat viral dan memberikan klarifikasi soal foto dirinya bermain domino dengan tersangka pembalak liar bernama Muhammad Aziz Wellang.
Penunjukan Karding juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor ketahanan pangan dan biosekuriti nasional. Dengan pengalaman panjang di dunia politik dan kebijakan, ia diharapkan mampu membawa lembaga tersebut bekerja lebih efektif dan responsif terhadap tantangan global.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F04%2F11%2F4cabffe3b3863a7cc3929d8d5be552e9-29791.jpg)
