JAKARTA, DISWAY.ID-- Penyebab kejadian kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam diduga karena ada mobil taksi Green SM yang mogok di perlintasan palang kereta.
BACA JUGA:Teriakan Histeris Penumpang Kecelakaan KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Hancur
Kabar tersebut dibagikan langsung oleh warganet yang mengatakan diduga akibat taksi Green SM tertemper KRL membuat perjalanan Commuter Line itu berhenti, sehingga ada miss komunikasi dengan kereta Argo Bromo Anggrek yang akan tiba.
“Kondisi Bekasi Timur saat ini Dua kejadian: 1. Jalur KRL dari Cikarang menuju Jakarta terjadi temperan dengan Taxi Green SM 2. KRL yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur dari arah Jakarta ke timur yang tertabrak Argo Bromo Anggrek dari belakang,” tulis akun X @adriansyahyas**n.
BACA JUGA:Beredar Foto-Foto Penumpang KRL Luka-Luka Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mohon Maaf
Sementara itu dari informasi yang tersebar di Whatsapp Group mengatakan, KRL menabrak taksi Green SM yang mogok di Ampera Bekasi,
“Lalu KRL berhenti dan ditabrak Argo Bromo di stasiun Bekasi Timur karena dikira jalur sudah aman.. Telat informasi,” bunyi pesan tersebut
“Arus lalu lintas di belakang Pasar Baru (dekat stasiun Bekasi Timur) dan sekitaran Ampera (TKP taksi tertabrak) lumpuh karena ke 2 kereta menghalangi lintasan,” tambah pesan itu.
Kondisi Bekasi Timur saat ini
Dua kejadian:
1. Jalur KRL dari Cikarang menuju Jakarta terjadi temperan dengan Taxi Green SM
2. KRL yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur dari arah Jakarta ke timur yang tertabrak Argo Bromo Anggrek dari belakang https://t.co/UcSb43MQMr
KAI Minta Maaf Atas Insiden Kecelakaan Kereta
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.
BACA JUGA:Kereta Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi, KAI Nonaktifkan Listrik Aliran Atas
Dalam keterangan resminya, KAI memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar.
Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya.
- 1
- 2
- »




