Akses Wisata Baduy Dipermudah, Tiket Bus Rp1

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Jaya Wirnata

TVRINews, Serang

Pemerintah Provinsi Banten meluncurkan program pembayaran digital QRIS TAP di Alun-Alun Barat, Kota Serang, untuk mendukung akses transportasi menuju Kawasan Wisata Baduy yang kini semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Program ini menghadirkan tarif khusus Rp1 untuk perjalanan bus Damri rute Terminal Pakupatan, Kota Serang, menuju Terminal Ciboleger sebagai pintu masuk Kawasan Wisata Baduy. Layanan tersebut berlaku setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai 26 April hingga 31 Mei 2026.

Setelah masa promosi berakhir, tarif perjalanan kembali normal menjadi Rp25.000 untuk satu kali perjalanan. Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan program ini sebagai upaya mempermudah akses wisata budaya sekaligus memperkuat digitalisasi sektor transportasi.

“Kita melaksanakan Launching QRIS Tap untuk wisata budaya Baduy jurusan Serang – Ciboleger, yang insyaallah akan dilaksanakan selama 1 bulan ke depan. Cukup dengan satu rupiah menggunakan QRIS, maka kita mendapatkan fasilitas angkutan umum menggunakan Damri. Harapannya, ini sebagai fasilitas bagi Masyarakat yang ingin berwisata budaya ke wilayah Baduy. Tadi sudah berdiskusi dengan perwakilan BI Banten, ini akan dikembangkan untuk daerah-daerah wisata yang lain,” terang Andra Soni, Senin, 27 April 2026.

Andra Soni menambahkan tingginya minat kunjungan ke Baduy perlu didukung dengan transportasi publik yang mudah, nyaman, dan terjangkau.

Ameriza Ma’ruf Moesa, Kepala Kantor BI Banten, menyampaikan dukungan terhadap pengembangan sistem pembayaran digital dalam sektor pariwisata.

“Sebagaimana kita ketahui, sektor pariwisata merupakan sektor unggulan yang terus dikembangkan yang diharapkan bisa menjadi motor penggerak, sehingga kami melihat salah satu aspek pengembangan sektor pariwisata adalah aksesbilitas. Jadi diharapkan dengan memudahkan Masyarakat membayar dengan menggunakan digital, tentunya wisatawan nantinya akan semakin bertambah yang menuju ke Banten. Dengan demikian maka akan menggerakkan roda perekonomian. Kami sangat berterimakasih dan kami mengharapkan kolaborasi ini terus didukung Bapak Gubernur untuk kita kembangkan ke jalur-jalur wisata yang lain,” jelasnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan akses wisata budaya di Banten melalui transportasi publik berbasis digital.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Menggila! Tumbangkan Makau, Kunci Tiket 16 Besar Asian Beach Games 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kode Redeem FF Terbaru 28 April 2026: Dapatkan Skin Eksklusif dan Senjata Spesial Sekarang!
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Miris, Puluhan Siswa SDN Jayamukti Tasikmalaya Belajar di Kelas Rusak
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penataan Pulau Penyengat Capai 25 Hektare, Kementerian PU Ubah Kawasan Kumuh Jadi Destinasi Wisata Budaya
• 11 jam laludisway.id
thumb
Hizbullah Tolak Negosiasi Langsung Lebanon-Israel, Ajukan 5 Syarat Penyelesaian Konflik
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.