Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bekasi
Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen dibatalkan menyusul insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026 malam.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan, penghentian sementara operasional dilakukan guna mendukung proses evakuasi serta memastikan keselamatan perjalanan di lintas Bekasi yang terdampak.
Selain itu, KAI juga melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL menyesuaikan kondisi jalur yang masih dalam penanganan.
Di tengah gangguan tersebut, KAI memastikan seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Namun, dari pihak KRL, terdapat korban jiwa. Berdasarkan data sementara, empat penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia, sementara 38 lainnya mengalami luka dan telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit.
Sebagai bagian dari pelayanan lanjutan, penumpang KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir dialihkan menggunakan bus menuju Stasiun Gambir.
Adapun daftar perjalanan kereta api yang dibatalkan adalah sebagai berikut:
KA Jarak Jauh Batal – 27 April 2026
1. KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon)
2. KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir)
3. KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong)
4. KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
KA Jarak Jauh Batal – 28 April 2026
1. KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
2. KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
3. KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
4. KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)
5. KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
KAI menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan.
Editor: Redaksi TVRINews





