Tinjau Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Dony Oskaria Prioritaskan Penanganan Korban

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ​BEKASI –  Kepala BP BUMN, Dony Oskaria meninjau langsung lokasi musibah kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari. ​Kehadiran Kepala BP BUMN bersama Wakil Ketua DPR dan Utusan Presiden di lokasi kejadian pada pukul 00.00 WIB itu untuk menyampaikan langsung rasa duka dan perihatin sekaligus memantau proses evakuasi.

​"Atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah, BP BUMN serta Danantara, kami mengucapkan duka yang mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya atas musibah yang terjadi," ujar Dony di hadapan awak media di lokasi kejadian, Selasa (28/4/2026).

​Dony menegaskan bahwa instruksi Presiden sangat jelas: keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Saat ini, seluruh energi dikerahkan untuk memastikan layanan medis bagi para korban berjalan cepat dan tepat.

​"Fokus utama kami saat ini bukan hanya pemulihan operasional jalur, tetapi memastikan setiap individu yang terdampak mendapatkan penanganan yang paling cepat dan terbaik," tegasnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

​Dalam peninjauan tersebut, Dony bersama Sufmi Dasco Ahmad juga berdialog dengan petugas di lapangan untuk memastikan proses evakuasi. ​Menutup keterangannya di lokasi musibah, Dony mengucapkan permohonan maaf dan rasa prihatin. "Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan musibah ini. Keselamatan dan kepercayaan masyarakat adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar," tutup Dony sebelum melanjutkan koordinasi dengan tim teknis KAI di lapangan.

​Bagi keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi anggota keluarga, PT KAI telah membuka layanan informasi resmi melalui ​WhatsApp: 0811-2223-3121 atau ​Call Center: 121.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
Hasan Nasbi Fokus Perkuat Strategi Komunikasi Pemerintah
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Dirjen Imigrasi Kantongi Identitas WNA Minta Tumpangan Gratis
• 10 jam lalukompas.id
thumb
DPR Usulkan Kenaikan Parliamentary Threshold hingga 7 Persen dan Berlaku sampai Daerah
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Temukan Vape Narkoba di TKP Penyekapan Gadis oleh WNA
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.