Prabowo Perintahkan Pembangunan Flyover Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PURWOKERTO - Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi dan menegaskan langkah cepat pemerintah untuk mencegah kejadian serupa terulang. Hal itu disampaikan saat kunjungannya ke RSUD Bekasi, tempat sejumlah korban dirawat pada Selasa (28/4/2026).

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan. Ia menyoroti banyaknya perlintasan kereta api yang dinilai masih belum terjaga dengan baik, terutama di wilayah padat seperti Bekasi.

“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover dalam jumlah besar karena kepadatan wilayah ini. Saya sudah setujui, dan pembangunan flyover akan segera dilakukan dengan dukungan langsung dari presiden,” ujar Prabowo.

Ia juga mengungkapkan bahwa persoalan perlintasan kereta api bukan hanya terjadi di Bekasi, tetapi juga di berbagai daerah di Pulau Jawa. Tercatat ada sekitar 1.800 titik perlintasan serupa yang membutuhkan penanganan serius.

Menurutnya, banyak infrastruktur tersebut sudah ada sejak era kolonial dan belum mengalami pembaruan signifikan selama puluhan tahun. Karena itu, pemerintah kini berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Sudah saatnya kita benahi. Bisa dengan pembangunan pos jaga atau flyover, nanti akan kita tentukan secara teknis. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp4 triliun demi keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi kereta api,” jelasnya.

Baca Juga

  • Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Investigasi Segera Dilakukan
  • Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan Imbas Tabrakan KA di Bekasi
  • Pemprov Jabar Tanggung Seluruh Biaya Perawatan dan Santunan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Terkait kondisi korban, Prabowo menyebut sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis dengan baik. Dari total korban, sekitar 54 orang masih dalam perawatan, sementara lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Pemerintah juga memastikan akan memberikan kompensasi kepada para korban.

"Semua ada kompensasinya,” tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gebrakan Baru China Petaka Buat Amerika, Bos Nvidia Buka-bukaan
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Makanan Ultra-olahan Merusak Otak, Meningkatkan Risiko Demensia
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Realme C100 dengan Baterai 8.000mAh, Rilis 7 Mei di Indonesia
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Perbaikan Kinerja Bank Digital Mulai Terlihat Tahun Ini
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Basarnas Ungkap Alasan Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta yang Masih Terjepit Makan Waktu Lama
• 7 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.