jpnn.com - Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto meminta seluruh tim evakuasi dan petugas lapangan bisa memastikan korban kecelakaan kereta di Bekasi mendapatkan penanganan medis secara maksimal.
"Keselamatan dan penanganan korban harus menjadi prioritas utama. Pastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang cepat dan tepat," kata Edi kepada awak media, Selasa (28/4).
BACA JUGA: Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur 7 Orang
Diketahui, rangkaian kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line ditabrak dari belakang oleh kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Senin (27/4) malam.
Akibat kecelakaan, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dan dirujuk ke RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.
BACA JUGA: Bentrokan di Denpasar Selatan Dipicu Keributan saat Pesta Miras, Pria asal NTT Ditangkap
Edi mengungkapkan keprihatinan mendalam atas insiden kecelakaan kereta di Bekasi dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan.
“Tentu saya mengucapkan belasungkawa terhadap seluruh korban terutama yang meninggal dunia, semoga keluarga diberi ketabahan, tentu ini kejadian yang sama-sama tidak kita inginkan,” kata legislator fraksi PDI Perjuangan itu.
BACA JUGA: Minta Tolong kepada Prabowo, Sitti Aminah: Bantu Anak Saya
Edi meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk segera berkoordinasi dengan PT KAI guna melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan.
Dia menekankan pentingnya transparansi dalam proses investigasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Selain itu, Edi juga mendorong percepatan proses pemulihan pasca kejadian, termasuk perbaikan sarana dan prasarana yang terdampak.
“Langkah cepat diperlukan untuk memulihkan operasional dan memastikan seluruh perjalanan kereta dapat kembali berjalan optimal dan aman bagi masyarakat,” ujar dia. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam




