REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, calon jamaah haji di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang masuk dalam daftar tunggu mencapai 12.205 orang dengan masa tunggu keberangkatan hingga 22 tahun.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Papua Barat Aziz Hegemur di Manokwari, Senin, mengatakan jamaah tersebut sudah terdaftar pada bank penerima setoran biaya perjalanan ibadah haji, dan tercatat dalam sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat)."Yang masuk dalam waiting list, sudah punya nomor porsi,"kata dia.
Baca Juga
Innalillahi, 14 Penumpang Meninggal Dibawa ke RS Polri Kramat Jati
Kisah Tukang Es Puter Naik Haji, Meski Tabungan Mungil Tekadnya tak Pernah Ikut Mengecil
Harga Emas Antam Naik Rp 5.000, Ini Rincian Terbarunya
Dia merinci jumlah calon haji untuk wilayah Papua Barat yang masuk dalam daftar tunggu sebanyak 5.533 orang tersebar di Manokwari 2.580 orang, dan Fakfak 1.261 orang dengan masa tunggu masing-masing selama 16 tahun.
Kemudian, Teluk Bintuni 699 orang dan Kaimana 648 orang dengan masa tunggu 18 tahun, Teluk Wondama 219 orang dengan masa tunggu 12 tahun, serta Manokwari Selatan 126 orang dengan masa tunggu selama 15 tahun."Masa tunggu di masing-masing daerah bervariasi,"ujar dia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selanjutnya, kata dia, calon jamaah haji wilayah Papua Barat tercatat sebanyak 6.733 orang yang tersebar di Kota Sorong 4.372 orang dengan masa tunggu 19 tahun dan Kabupaten Sorong 1.357 orang dengan masa tunggu 18 tahun.
Berikutnya, Sorong Selatan 447 orang dengan masa tunggu 22 tahun, Raja Ampat 437 orang dengan masa tunggu 20 tahun, Maybrat 32 orang dengan masa tunggu 10 tahun, dan Tambrauw ada 88 orang dengan masa tunggu 14 tahun."Kalau sekarang masa tunggu sudah turun dibanding tahun sebelumnya. Di Makassar itu ada yang masa tunggu sampai 40 tahun," ucap Aziz.
Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat. - (Republika/Fernan Rahadi)