Derbi Jawa Timur Sore Ini: Persebaya Tak Pernah Kalah dari Arema dalam 10 Laga Terakhir, Bernardo Tavares Bakal Perpanjang Rekor?

harianfajar
11 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, BALI – Derbi Jawa Timur kembali memanas saat Persebaya Surabaya membawa rekor tak terkalahkan dalam 10 pertemuan terakhir melawan Arema FC. Kini, sorotan tertuju pada Bernardo Tavares. Mampukah ia memperpanjang dominasi Green Force?

Rekor impresif Persebaya Surabaya menjadi sorotan jelang bentrok dengan Arema FC di Stadion I Wayan Dipta, Bali, sore ini. Sejak terakhir kali tumbang pada 15 Agustus 2019, Green Force menjelma sebagai momok yang sulit ditaklukkan rival bebuyutannya tersebut.

Dalam 10 pertemuan terakhir, Persebaya menunjukkan dominasi nyata dengan catatan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Tidak hanya sekadar angka, rekor ini menjadi simbol superioritas yang terus mereka jaga selama hampir tujuh tahun.

Momentum dominasi itu bermula dari kemenangan telak 4-1 pada 12 Desember 2019. Sejak saat itu, Persebaya tampil konsisten dengan permainan solid dan mentalitas kuat setiap kali menghadapi Arema FC.

Namun, catatan gemilang tersebut kini justru menghadirkan tekanan tersendiri, terutama bagi pelatih Bernardo Tavares. Ia tidak hanya dituntut mempertahankan tren positif, tetapi juga memastikan timnya tetap tampil dengan karakter kuat dalam laga sarat emosi seperti Derbi Jawa Timur.

Atmosfer panas yang selalu menyelimuti derby membuat faktor mental menjadi kunci utama. Dalam pertandingan dengan tensi tinggi, detail kecil bisa menentukan hasil akhir—dan di sinilah tantangan terbesar bagi Persebaya.

Tim asal Surabaya itu datang dengan kepercayaan diri usai mengalahkan Malut United. Meski tidak dominan dalam penguasaan bola, efektivitas serangan menjadi pembeda dengan dua gol di babak kedua yang memastikan kemenangan.

Bernardo Tavares pun memberikan apresiasi atas performa anak asuhnya. “Secara permainan, saya melihat tim tampil sangat baik, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Para pemain menunjukkan sikap dan mentalitas yang bagus. Kami menciptakan banyak peluang, terutama di babak kedua,” ujarnya.

Meski puas, Tavares tidak menutup mata terhadap kekurangan yang masih terlihat, khususnya dalam fase transisi permainan. “Di pertandingan ini, kami sempat menghadapi beberapa situasi transisi di babak pertama yang membuat pertahanan kurang optimal. Bahkan ada satu momen di mana lawan mencetak gol, tetapi akhirnya dianulir,” jelasnya.

Evaluasi tersebut menjadi penting karena Arema FC dikenal memiliki serangan balik cepat yang berbahaya. Jika celah serupa kembali muncul, bukan tidak mungkin rekor panjang Persebaya akan terancam.

Selain itu, Tavares juga menyoroti kebangkitan mental timnya setelah sempat mengalami dua kekalahan beruntun. Ia menilai kemenangan terakhir menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain.

“Saya melihat para pemain sangat senang dengan hasil ini, apalagi setelah dua pertandingan sebelumnya tidak berjalan baik. Secara mental, mereka memang membutuhkan momen seperti ini,” tegasnya.

Meski unggul dalam statistik, tekanan justru berada di kubu Persebaya yang harus menjaga dominasi. Di sisi lain, Arema FC datang dengan motivasi besar untuk memutus rantai hasil buruk yang telah berlangsung lama.

Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menghadirkan nuansa berbeda karena berlangsung di tempat netral. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi panasnya rivalitas di lapangan.

Dalam situasi ini, peran Bernardo Tavares menjadi sangat krusial. Ia harus mampu meracik strategi yang efektif sekaligus menjaga stabilitas emosi tim.

“Saya pikir para pemain pantas mendapatkan hasil ini. Saya sangat senang karena seluruh tim layak merasakan kebahagiaan atas kerja keras yang mereka tunjukkan di lapangan,” pungkasnya.

Kini, ujian sesungguhnya ada di depan mata. Rekor 10 laga tanpa kekalahan bukan sekadar statistik, melainkan gengsi yang harus dijaga. Jika berhasil mempertahankannya, Persebaya akan semakin menegaskan dominasi di Derbi Jawa Timur. Namun jika lengah, sejarah panjang itu bisa runtuh dalam satu malam. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Kereta Bertabrakan Hebat di Bekasi, KAI Masih Fokus Penanganan
• 22 jam lalueranasional.com
thumb
10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Sudah Diterima RS Polri
• 10 jam laludetik.com
thumb
Suasana Dalam Kereta Imbas Kecelakaan di Bekasi Timur, Korban Terus Dievakuasi
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Baru Pabrikan Mobil China Serbu Pasar Dunia
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.