KOMPAS.TV - Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii mengatakan pihaknya melakukan evakuasi sejak sekitar 30 menit usai insiden terjadi.
Prosesnya dilakukan dengan kehati-hatian sebab masih ada korban selamat yang terjepit.
"Kami harus melakukan penanganan khusus melibatkan personel-personel yang memiliki kemampuan khusus untuk melakukan ekstrikasi yang secara teliti dan terukur, karena ada beberapa korban yang sampai saat ini dan kita mengharapkan bisa kita evakuasi dalam kondisi hidup. Namun kondisinya masih dalam jepitan material kereta," kata Syafii saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga: Update Korban KA Argo Bromo Anggrek & KRL di Bekasi: 7 Orang Meninggal, 81 Luka-Luka
Penulis : Dian-Septina
Sumber : Kompas TV
- basarnas
- kecelakaan kereta
- ka argo bromo anggrek
- kecelakaan kereta api bekasi





