Taksi Green SM Rilis Pernyataan Tebaru Usai Namanya Terseret Kecelakaan Kereta Bekasi

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen taksi hijau Green SM Indonesia kembali mengeluarkan pernyataan baru dengan menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan KRL yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Melalui pernyataan resmi di akun Instagram @id.greensm, perusahaan transportasi tersebut menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta memastikan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang tengah berlangsung.

“Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman,” tulis manajemen Green SM, dikutip Kompas.com, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: UPDATE: Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Green SM juga menegaskan bahwa hingga saat ini kecelakaan KRL tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang.

Perusahaan menyatakan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan memberikan informasi yang relevan guna mendukung proses investigasi.

“Keselamatan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar operasional yang ketat guna mendukung keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat,” lanjut pernyataan tersebut.

Dalam keterangan sebelumnya, manajemen Green SM menyebut telah menyerahkan sejumlah informasi yang dibutuhkan oleh pihak berwenang dan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring tersedianya data yang telah terverifikasi.

Perusahaan juga menekankan komitmen untuk menjaga standar keselamatan melalui sistem operasional dan pengawasan yang berkelanjutan.

Baca juga: Kecelakaan Kereta yang Terus Berulang

Rangkaian Kecelakaan KRL

Kecelakaan KRL di Bekasi Timur diduga berawal dari insiden di perlintasan.

Salah satu penumpang KRL, Munir, mengungkapkan bahwa kereta yang ditumpanginya dari arah Jakarta menuju Cikarang sempat berhenti di Stasiun Bekasi Timur setelah terjadi insiden sebelumnya.

Menurut dia, KRL dari arah berlawanan sempat menabrak mobil taksi berwarna hijau di perlintasan, yang kemudian mengganggu perjalanan kereta.

Dalam kondisi berhenti itulah, dari arah belakang melaju KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian menghantam rangkaian KRL.

“Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong,” kata Munir.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, juga menyebut insiden di perlintasan tersebut diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan beruntun.

Baca juga: Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kejadian ini dimulai dengan adanya temperan taksi hijau di JPL 85, sehingga sistem perkeretaapian di emplasemen Bekasi Timur terganggu,” ujarnya.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan KRL tersebut masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Industri Baja RI Kalah Jauh dari China, Ini Faktor Utamanya
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Situasi Terbaru di Stasiun Bekasi Timur, Petugas Sibuk Evakuasi Korban Tabrakan Kereta
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Uang Tes PPPK Dipotong? Rp 377 Juta Tertahan, Dugaan Pungli RSUD Pongtiku Mandek
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Daftar Kereta dari dan Tujuan Daop 6 Yogyakarta yang Dibatalkan pada 28 April 2026
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dedi Mulyadi: Flyover Tak Bisa Ditunda Lagi
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.