Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto langsung tancap gas meninjau agenda strategis nasional setibanya di Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026).
Tak sekadar kunjungan seremonial, kepala negara membawa misi besar yakni memastikan pengelolaan lingkungan hingga hilirisasi industri berjalan konkret di lapangan.
Pesawat yang membawa Presiden beserta rombongan terbatas mendarat di Bandar Udara Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap, pukul 12.07 WIB. Kedatangannya disambut jajaran pejabat daerah hingga aparat keamanan setempat.
Dari Cilacap, Presiden langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banyumas—lokasi yang menjadi titik krusial dalam agenda peninjauan pengelolaan sampah terpadu.
Di sana, Prabowo dijadwalkan mengunjungi fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE, yang digadang-gadang sebagai model solusi penanganan sampah berkelanjutan di Indonesia.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa isu lingkungan kini naik kelas menjadi prioritas utama pemerintah. Pengelolaan sampah tak lagi dipandang sebagai persoalan daerah semata, melainkan bagian dari strategi nasional menuju pembangunan berkelanjutan.
Sebelumnya, Presiden bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 10.50 WIB, membawa sejumlah pejabat kunci dalam rombongan kerja.
Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.
Kehadiran para pejabat ini mempertegas bahwa kunjungan tersebut tidak berdiri sendiri. Pemerintah tengah mendorong integrasi kebijakan lintas sektor—mulai dari lingkungan, pangan, hingga industri—dalam satu tarikan napas pembangunan nasional.
Peninjauan TPST di Banyumas juga dipandang sebagai langkah awal membangun ekosistem pengelolaan sampah modern yang bisa direplikasi di berbagai daerah.
Di tengah tekanan urbanisasi dan lonjakan volume sampah, pendekatan terpadu menjadi kebutuhan mendesak yang tak bisa lagi ditunda. (agr/rpi)




