14 Tewas di Bekasi, Menkes Kerahkan RS Nasional Tangani Korban Luka Parah dan Trauma

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan penanganan korban kecelakaan kereta di Bekasi dilakukan secara maksimal, termasuk menyiapkan rumah sakit rujukan nasional bagi korban dengan kondisi serius. Langkah ini diambil untuk memastikan korban mendapatkan perawatan lanjutan, baik dari sisi luka fisik maupun trauma psikologis.

Kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 menimbulkan dampak besar dengan korban meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka. Penanganan medis menjadi prioritas utama pemerintah di tengah tingginya kebutuhan layanan kesehatan pascakejadian.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah telah menyiapkan fasilitas rujukan lanjutan bagi korban yang membutuhkan penanganan lebih kompleks.

Rumah sakit seperti Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo disiapkan untuk menangani pasien dengan kondisi berat.

"Kalau mereka butuh rujukan, kalau luka-lukanya, traumanya itu butuh rujukan yang lebih lanjut kita bisa kasih ke Rumah Sakit PON atau RSCM," ujar Budi dikutip dari ANTARA.

Ia menambahkan layanan kesehatan jiwa juga disiapkan untuk korban yang mengalami trauma akibat kecelakaan tersebut.

Selain penanganan fisik, pemerintah juga membuka akses perawatan kesehatan mental melalui fasilitas seperti RSJ Dr. Soeharto Heerdjan. Langkah ini dinilai penting karena kecelakaan besar tidak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga dampak psikologis jangka panjang.

Baca Juga: Prabowo Jamin Santunan dan Perawatan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Negara Tegaskan Tanggung Jawab Penuh

Berdasarkan data terbaru, kecelakaan ini menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka. Sebagian korban saat ini masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit, termasuk fasilitas milik pemerintah di Jakarta.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberikan penanganan menyeluruh bagi seluruh korban kecelakaan. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sekaligus menjadi evaluasi untuk meningkatkan keselamatan transportasi di masa depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramadhipa banyak belajar dari Veda dan Mario Aji
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Janji Investigasi Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Masuk Tahun Keempat di Indonesia, Prudential Syariah Catat Pangsa Pasar 22% dan Pertumbuhan Aset 20%
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
9 Perjalanan Kereta Dibatalkan Usai Tabrakan di Bekasi Timur
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemkot Bontang Jajaki Investasi Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Siap Sinergi Logistik
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.