Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pedagang mengapresiasi revitalisasi Pasar Santa, Jakarta Selatan, karena dinilai berdampak pada peningkatan kenyamanan pengunjung.
"Setelah revitalisasi ya pelanggan tuh happy dan antusiasnya luar biasa. Dulu Sabtu Minggu ramai, sekarang setiap hari ramai terus," kata salah satu pemilik kios minuman kopi, Suradi saat ditemui di Pasar Santa Jakarta Selatan, Selasa.
Suradi menyebut revitalisasi yang telah rampung mencakup perbaikan fasilitas seperti area parkir, tangga, dan kamar mandi, namun hal itu tidak berdampak pada kenaikan biaya sewa kios.
Dia menilai peningkatan fasilitas di pasar tersebut sejalan dengan usahanya melayani konsumen mulai pejabat hingga pelanggan luar negeri yang kerap mendatangi kiosnya.
"Berarti kebersihan, kerapian, dan kenyamanan berpengaruh sekali bagi kami. Parkiran juga sekarang juga dirapikan terus tiap hari," ucap dia.
Penampilan terbaru Pasar Santa yang dikelola Perumda Pasar Jaya usai revitalisasi, Jakarta, Selasa (28/4/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. Senada dengan itu, salah satu penjaga kios makanan ubi bernama Adit menyebut revitalisasi pasar turut meningkatkan kepercayaan pengunjung, seiring dengan perbaikan fasilitas yang membuat pasar lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk dikunjungi.
"Hari libur jadi makin ramai karena banyak bule dan orang yang olahraga ke sini," ucap Adit.
Dengan demikian, para pedagang berharap pembaruan fasilitas ini terus ditingkatkan demi memberikan kenyamanan dan kepercayaan konsumen.
Perumda Pasar Jaya menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi komunitas anak muda melalui revitalisasi infrastruktur dan penguatan ekosistem di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Oleh karena itu, perbaikan tersebut meliputi penyegaran visual, seperti pengecatan ulang seluruh eksterior gedung untuk memberikan kesan bersih dan modern.
Selain itu, peningkatan fasilitas publik juga dilakukan melalui perbaikan total area toilet agar lebih higienis, serta penyediaan Pusat ATM yang lebih representatif untuk kemudahan transaksi.
Di sisi kenyamanan interior, dilakukan penggantian keramik di koridor pasar serta pemasangan instalasi kipas angin di area food court guna memastikan sirkulasi udara yang lebih baik bagi pengunjung.
Sementara itu, pada aspek infrastruktur penunjang, dilakukan pengecoran (betonisasi) area parkir untuk mendukung kelancaran mobilitas, serta pembangunan Rumah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang lebih tertata dan ramah lingkungan.
Tak hanya itu, aspek estetika dan ruang terbuka juga diperkuat melalui pembuatan taman baru di area Lobi 6 (dekat Galeri ATM) sebagai ruang hijau dan area tunggu yang nyaman.
Baca juga: Revitalisasi Pasar Santa dorong ekonomi komunitas anak muda
"Setelah revitalisasi ya pelanggan tuh happy dan antusiasnya luar biasa. Dulu Sabtu Minggu ramai, sekarang setiap hari ramai terus," kata salah satu pemilik kios minuman kopi, Suradi saat ditemui di Pasar Santa Jakarta Selatan, Selasa.
Suradi menyebut revitalisasi yang telah rampung mencakup perbaikan fasilitas seperti area parkir, tangga, dan kamar mandi, namun hal itu tidak berdampak pada kenaikan biaya sewa kios.
Dia menilai peningkatan fasilitas di pasar tersebut sejalan dengan usahanya melayani konsumen mulai pejabat hingga pelanggan luar negeri yang kerap mendatangi kiosnya.
"Berarti kebersihan, kerapian, dan kenyamanan berpengaruh sekali bagi kami. Parkiran juga sekarang juga dirapikan terus tiap hari," ucap dia.
Penampilan terbaru Pasar Santa yang dikelola Perumda Pasar Jaya usai revitalisasi, Jakarta, Selasa (28/4/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. Senada dengan itu, salah satu penjaga kios makanan ubi bernama Adit menyebut revitalisasi pasar turut meningkatkan kepercayaan pengunjung, seiring dengan perbaikan fasilitas yang membuat pasar lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk dikunjungi.
"Hari libur jadi makin ramai karena banyak bule dan orang yang olahraga ke sini," ucap Adit.
Dengan demikian, para pedagang berharap pembaruan fasilitas ini terus ditingkatkan demi memberikan kenyamanan dan kepercayaan konsumen.
Perumda Pasar Jaya menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi komunitas anak muda melalui revitalisasi infrastruktur dan penguatan ekosistem di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Oleh karena itu, perbaikan tersebut meliputi penyegaran visual, seperti pengecatan ulang seluruh eksterior gedung untuk memberikan kesan bersih dan modern.
Selain itu, peningkatan fasilitas publik juga dilakukan melalui perbaikan total area toilet agar lebih higienis, serta penyediaan Pusat ATM yang lebih representatif untuk kemudahan transaksi.
Di sisi kenyamanan interior, dilakukan penggantian keramik di koridor pasar serta pemasangan instalasi kipas angin di area food court guna memastikan sirkulasi udara yang lebih baik bagi pengunjung.
Sementara itu, pada aspek infrastruktur penunjang, dilakukan pengecoran (betonisasi) area parkir untuk mendukung kelancaran mobilitas, serta pembangunan Rumah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang lebih tertata dan ramah lingkungan.
Tak hanya itu, aspek estetika dan ruang terbuka juga diperkuat melalui pembuatan taman baru di area Lobi 6 (dekat Galeri ATM) sebagai ruang hijau dan area tunggu yang nyaman.
Baca juga: Revitalisasi Pasar Santa dorong ekonomi komunitas anak muda




