JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memberikan tips agar para calon jemaah haji bisa tetap menjaga kesehatan selama musim Haji 2026.
Mengingat ada ribuan jemaah haji yang menjalani rawat jalan dan puluhan lainnya harus dirujuk ke rumah sakit.
"Kami mengajak seluruh jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan, cukup istirahat, menjaga pola makan, dan segera melapor kepada petugas jika mengalami keluhan kesehatan," kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff dalam keterangan pers, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: 2 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah, Kemenhaj Ingatkan Jaga Kesehatan
Maria menjelaskan, saat ini sudah ada 93 kelompok terbang (kloter) dengan jumlah 36.483 jemaah berada di Madinah.
Dari jumlah tersebut, terdapat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan, 30 orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia.
"Dan 54 orang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi," ucap Maria.
Dia juga menjelaskan, terdapat dua jemaah haji yang wafat di Madinah, Rodiyah 68 tahun asal Solo, dan Kamariyah Dul Tayib berisua 85 tahun asal Pasuruan, Jawa Timur.
Baca juga: Jemaah Haji Berangkat Melalui Mekkah Route, Tak Perlu Lagi Lewati Proses Imigrasi
Kemenhaj, melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sudah mempersiapkan beragam fasilitas kesehatan untuk para jemaah.
"Penting juga kami sampaikan bahwa pemerintah memastikan aspek kesehatan jemaah ini menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," katanya.
Fasilitas kesehatan disiapkan berlapis, mulai dari keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.
Maria menyebut, saaat ini kesehatan bagi jemaah haji Indonesia ini telah didukung oleh total ada 40 klinik di Mekkah dan 5 klinik di wilayah Madinah.
Baca juga: Fasilitas Kursi Roda dan Mobil Golf untuk Jemaah Haji Lansia di Bandara Madinah Gratis
"Belum lagi kami juga menyiapkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau KKHI di dua lokasi, yaitu di wilayah Mekkah dan juga di wilayah Madinah," ujarnya.
Selain itu, setiap kloter juga dilengkapi satu dokter dan satu tenaga kesehatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang