Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Sanya
Timnas Basket 3x3 Putri telah berjuang maksimal di Asian Beach Games Sanya 2026 dengan berhasil menembus babak 16 besar. Capaian ini menjadi catatan positif karena berhasil memperbaiki prestasi pada keikutsertaan di edisi-edisi sebelumnya.
Sejak Asian Beach Games (ABG) digulirkan, ini merupakan kali kedua bagi sektor putri berpartisipasi. Pada edisi perdana tahun 2008, Indonesia harus puas berada di posisi kelima dan terhenti di fase grup setelah kalah bersaing dengan Jepang, Thailand, Malaysia, dan India. Setelah sempat absen pada edisi 2012, 2014, dan 2016, tahun ini Srikandi basket Indonesia menunjukkan progres signifikan dengan lolos dari penyisihan grup.
Langkah Indonesia di Sanya Sport Centre Gymnasium akhirnya terhenti di tangan Taiwan pada Selasa siang (28/4) dengan skor akhir 10-21. Menanggapi hasil tersebut, Pelatih Timnas Basket 3x3 Putri, Fandi Andika Ramadhani menilai para pemain sudah tampil maksimal sesuai instruksi.
“Memang secara game plan sudah sesuai, tapi kendalanya di 1on1. Hadapi situasi ini, defense kita harus lebih dipertajam lagi,” terang Coach Rama, sapaan karib Fandi Andika Ramadhani.
Coach Rama menambahkan bahwa aspek penjagaan saat ada bola maupun tanpa bola akan menjadi catatan tim pelatih. Longgarnya pertahanan saat menghadapi Taiwan membuat lawan dengan mudah melepaskan tembakan luar tanpa tekanan yang berarti.
“Beberapa kali tim lawan mampu melepaskan tembakan dari luar tanpa ada presure seperti kemarin. Situasi ini menjadi evaluasi penting kami agar para pemain lebih disiplin lagi saat hadapi pertandingan di ajang selanjutnya,” kata Coach Rama.
Meski belum berhasil membawa pulang medali, Coach Rama memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras seluruh pemain di lapangan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh publik tanah air selama turnamen berlangsung.
“Terima kasih atas dukungan dari masyarakat Indonesia. Kami mohon maaf karena tentunya semua pasti inginkan prestasi yang lebih dari ini. Namun para pemain sudah berjuang maksimal di lapangan. Kerja keras mereka patut diapresiasi,” terang Coach Rama.
Editor: Redaksi TVRINews





