Biasa Dijemput Adiknya di Stasiun tapi Nur Ainia Tak Pernah Pulang Lagi ke Rumah

disway.id
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Nur Ainia Eka Rahmadhyna merupakan yang merupakan Production Support Department di Kompas TV menjadi salah satu korban dalam kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.

Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho menceritakan, berawal mendapat kabar dari sang adik korban.

Adik korban, Ian, memang biasa biasa menjemput Nur Ainia di stasiun. 

Namun, saat mendengar kabar adanya kecelakaan KRL pada jam kepulangan kakaknya, adiknya mulai merasa curiga dan segera menghubungi pihak kantor sang kakak.

BACA JUGA:Foto-Foto Penyerahan Jenazah Nur Ainia Kru Kompas TV Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Diketahui, Ainia meninggalkan kantor pada pukul 19.31 WIB

"Tadi ada adiknya, Ian namanya, itu biasa menjemput di stasiun. Sampai jam itu dia dapat informasi bahwa ada kecelakaan Commuter Line. Dia merasa bahwa itu kebiasaan jam kakaknya pulang. Terus kemudian dia mengecek dan menyampaikan ke rekan-rekan di kantor," katanya kepada wartawan, Selasa, 28 April 2026.

BACA JUGA:11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Harumnya Nama Nur Ainia Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Mendapat kabar itu, pihak kantor langsung membentuk tim crisis center dan hingga pukul 01.00 dini hari tadi belum ada kabar di semua rumah sakit.

"Akhirnya pukul pagi kita sudah putuskan krisis, kita siapkan untuk yang terburuk sembari berdoa tetap ada mukjizat," jelasnya.

Tapi sekitar siang tadi pukul 14.00, kata Yogi, pihaknya mendapat konfirmasi bahwa Ainia, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di RS Polri.

BACA JUGA:5 Jam Nunggu Kereta, Penumpang dari Pasar Senen Nyerah Akhirnya Refund Tiket

"Jadi itu prosesnya. Sejak awal kami sudah menyiapkan, bertanya kepada pihak PT KAI, pihak kepolisian, pihak rumah sakit yang sejak awal membantu mencari di seluruh rumah sakit dan sampai siang tadi kami mendapat konfirmasi rekan kami, sahabat kami (meninggal)," jelasnya.

Terkait rencana pemakaman, Yogi menyebut pihak keluarga berencana memakamkan almarhumah pada Rabu besok di Tambun, Bekasi atas permintaan orang tua.

BACA JUGA:Usai Tragedi Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Rieke Diah Pitaloka Minta KPPU Usut Green SM Soal Tarif

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KA Argo Bromo Tubruk KRL, Puan Suarakan Perbaikan Keamanan Jalur Kereta Api
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Penyebab Tabrakan Kereta Bekasi, AHY Pastikan KNKT Transparan
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tren Pertumbuhan Lanjut, ANTAM Cetak Laba Rp3,66 T di Kuartal I-2026
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kenangan Megawati Bersama Bung Karno Naik Kereta Api
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Awali Musim F1 2026 dengan hasil Buruk, Fernando Alonso Akhirnya ungkap Masa Depannya di Formula 1
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.