Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo, Ternyata Ini Biang Kerok Taksi Green SM "Nongkrong" di Lintasan Rel

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Bekasi, VIVA – Satu per satu fakta tragedi maut tabrakan Kerera Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur perlahan mulai terkuak.

Insiden yang menewaskan 15 orang itu diduga dipicu kecelakaan pertama yang melibatkan sebuah taksi listrik Green SM yang mendadak berhenti diatas rel.

Baca Juga :
Kecelakaan Kereta Bekasi Jadi Sorotan, Mengapa Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak?
Teknologi Milik BRIN Siap Amankan Jalur Kereta

Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Komisaris Polisi Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut mengalami gangguan kelistrikan saat melintas di perlintasan Ampera.

"Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik. Di mana tepat permasalahan itu terjadi di perlintasan Ampera, perlintasan rel kereta api di Ampera," tutur dia kepada wartawan, dikutip Rabu, 29 April 2026.

Situasi kritis tak terhindarkan. Taksi yang “nongkrong” di atas rel membuat jalur terganggu, sementara KRL lain dari satu arah masih tertahan di stasiun. Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dan tabrakan pun terjadi.

Benturan keras itu tak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga mengacaukan perjalanan kereta lain di lintasan tersebut. Sementara itu, sopir taksi dilaporkan selamat meski sempat tertemper kereta. Saat ini, ia telah diamankan oleh Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Sebelumnya diberitakan, perusahaan taksi listrik, Green SM Indonesia kembali merilis pernyataan resmi terkait dengan insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin 27 April 2026. Seperti diketahui, ramai beredar kabar menyebut bahwa insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang line dipicu oleh taksi listrik hijau yang lebih dulu terlibat kecelakaan di perlintasan.

Dalam pernyataan resmi kedua mereka yang dirilis Selasa siang 28 April 2026, pihak perusahaan menyampaikan duka mendalam dan belasungkawa terhadap keluarga korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

“ Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman,” demikian keterangan resmi mereka dikutip dari akun Instagram resminya, Selasa 28 April 2026.

Baca Juga :
Jembatan Kereta Nantinya bisa 'Curhat' ke Petugas kalau Mau Rusak
Kemenhub Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan di Bekasi Timur, Begini Hasilnya
Perusahaan Green SM Masih Investigasi Terkait Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Guru Didik Siswa dengan Tegas: Saya Tak Mau Mereka Jadi Lembek
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Suku Cadang Belum Tersedia, Perbaikan Motor Tak Kunjung Selesai
• 5 jam laludetik.com
thumb
Dedi Mulyadi Melayat ke Rumah Duka Nur Ainia Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Harap jadi Peristiwa Terakhir
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Target Investasi Naik, Pengusaha Sawit Menanti Kepastian Regulasi
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Alami Gangguan Teknis, Pesawat Saudi Airlines Bawa 380 Calon Haji asal Jawa Timur Tiba dengan Selamat di Madinah, Arab Saudi
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.