Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi melayat ke rumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna atau Ain, Rabu (29/4/2026). Ain menjadi salah satu korban meninggal dunia kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
Dedi Mulyadi pun menyampaikan duka cita mendalam. Dia mengatakan, Ain menjadi korban kedua yang teridentifikasi merupakan warga Jawa Barat.
Advertisement
"Yang pertama kan, warganya memang statusnya warga Jabar ya, warga Bekasi. Tetapi mereka rata-rata dibawa ke kampung halamannya. Ada yang ke Jawa ya, Jawa Tengah, mungkin Jawa Timur," ujar Dedi Mulyadi dikutip Liputan6.com, Rabu (29/4/2026).
"Tetapi yang baru teridentifikasi, dimakamkan di Bekasi baru dua. Kemarin guru, sekarang di sini kan teman-teman media. Dan saya menyampaikan duka yang mendalam," sambung dia.
Dedi Mulyadi juga berharap ini menjadi peristiwa kecelakaan kereta terakhir kalinya.
"Semoga peristiwa ini adalah peristiwa terakhir. Karena seluruh kelalaian kita dalam melakukan penataan infrastruktur lalu lintas darat, laut, dan udara harus segera dibenahi," kata dia.


