Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur berawan dengan potensi hujan sepanjang Rabu (29/4/2026).
Pada pagi hari, kondisi atmosfer diperkirakan berawan dengan peluang hujan berintensitas sedang di sejumlah daerah.
Situasi ini diprediksi berlanjut hingga siang dan sore hari, di mana awan tebal masih mendominasi langit Jawa Timur disertai potensi hujan sedang.
Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan berubah menjadi berawan tebal dengan kemungkinan hujan ringan. Kondisi serupa diperkirakan masih berlangsung hingga dini hari.
BMKG Juanda dalam keterangannya menyebutkan, suhu udara di wilayah Jawa Timur berada pada kisaran 14 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 63 hingga 100 persen.
Sementara itu, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 23 kilometer per jam.
Selain prakiraan cuaca darat, BMKG Maritim Tanjungperak merilis kondisi cuaca maritim di perairan Jawa Timur yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB.
Untuk wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca diperkirakan berawan tebal dengan angin dominan dari arah timur berkecepatan hingga 17 knot atau sekitar 34 kilometer per jam. Ketinggian gelombang relatif rendah, berkisar antara 0,2 hingga 0,7 meter.
Di Selat Madura, kondisi cuaca diprakirakan hujan sedang dengan kecepatan angin mencapai 18 knot atau sekitar 36 kilometer per jam. Gelombang laut berada pada kisaran 0,5 hingga 1,0 meter.
Sementara itu, di perairan selatan Jawa Timur, hujan ringan diprediksi terjadi dengan angin dari arah timur yang berpotensi mencapai 20 knot atau sekitar 40 kilometer per jam. Ketinggian gelombang di wilayah ini tergolong lebih tinggi, yakni antara 1,3 hingga 3,0 meter.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi gelombang yang dapat memengaruhi aktivitas di perairan. (saf/ipg)




