jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Selasa (28/4) tentang data resmi korban kecelakaan kereta terungkap, sebegini kebutuhan formasi guru di CASN 2026, hingga taksi green buka suara.
Simak selengkapnya!
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Sejumlah Tokoh Datangi Istana, Minta Tolong Pak Prabowo
1. Sebegini Jumlah Usulan Kebutuhan Formasi Guru CASN 2026 yang Diajukan Kemendikdasmen
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengajukan kebutuhan formasi guru ASN untuk CASN 2026.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Fakta Terungkap, Ribuan Honorer di Jawa Barat tak Masuk Database BKN, PPPK Paruh Waktu Juga Nelangsa
Jumlah kebutuhan formasi yang diajukan itu cukup besar.
Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani, formasi CASN 2026 yang diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebanyak 400 ribu.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Aliansi PPPK Paruh Waktu Kirim 3 Tuntutan kepada Presiden, 2 Solusi Ini Diyakini Mengurai Masalah
"Kami, sih, maunya formasi 400 ribu itu guru CPNS, ya, tetapi tergantung keputusan KemenPAN-RB juga berapa banyak yang disetujui," kata Dirjen Nunuk kepada JPNN, Senin (28/4).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Sebegini Jumlah Usulan Kebutuhan Formasi Guru CASN 2026 yang Diajukan Kemendikdasmen
2. Data Resmi Jumlah Korban Tewas dan Luka-luka Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan data jumlah korban tewas akibat kecelakaan yang melibatkanKA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada Senin (27/4) malam pukul 20.55 WIB.
PT KAI mencatat sebanyak enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut tersebut.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Data Resmi Jumlah Korban Tewas dan Luka-luka Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
3. Data Terbaru Jumlah Korban Tewas akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan data terbaru jumlah korban tewas akibat kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
PT KAI menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut itu bertambah menjadi 14 orang.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Data Terbaru Jumlah Korban Tewas akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
4. Pengakuan Korban Selamat Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Mengerikan
Seorang korban selamat dari kecelakaan KRL-KA Argo Bromo Anggrek di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Sausan Sarifah berbagi cerita momen-momen mengerikan pada Senin (27/4) malam itu.
KA Argo Bromo Anggrek Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak gerbong belakang KRL Kampung Badan-Cikarang. Sausan, 29 tahun, merupakan penumpang KRL.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Pengakuan Korban Selamat Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Mengerikan
5. Pernyataan Perusahaan Taksi Green SM terkait Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL
Kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi dan KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST) terjadi pada Senin (27/4) malam pukul 20.55 WIB.
Satu kendaraan milik perusahaan taksi Green SM Indonesia punya keterkaitan dengan kecelakaan tersebut Pihak Perusahaan Green SM Indonesia menyampaikan pernyataan terkait kecelakaan yang melibatkan satu kendaraan mereka dengan kereta yang sedang melintas di area perlintasan kereta dekat Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Pernyataan Perusahaan Taksi Green SM terkait Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: 8 Poin dari KemenPANRB & BKN untuk PPPK Paruh Waktu, Cuma Pencitraan Jika Tak Bawa Solusi
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




