Cinta Segitiga Berujung Kematian, karena Cemburu Pria Asal Baleendah Bunuh Suami Mantan Istrinya

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Cinta segitiga berujung kematian terjadi di Kampung Lembur Tengah RT 06 RW 09, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Pria berinisial CS nekat menganiaya HI suami dari mantan istrinya LS gara-gara cemburu.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah menjelaskan, peristiwa berawal dari pelaku CS sempat mendatangi kerabat mantan istrinya LS di Jelekong untuk mencari LS. Namun, LS sedang bersama HI yang merupakan suaminya di kediaman saudaranya tersebut.

Baca Juga
  • Nelangsa Petani di Bandung Barat Usai Hasil Panen Padinya Raib Digasak Maling
  • DMI Kabupaten Bandung Kian Aktif, KDS Dukung Penguatan SDM Pengurus Masjid
  • Sampah Masih Menumpuk di TPS, Wali Kota Bandung:  Kuota Dikurangi, Antrean Panjang
Saat hendak pulang sekitar pukul 15.30 WIB, ia mengatakan pelaku CS tiba-tiba datang dan memanggil korban HI. Ketika korban menghampiri, terjadi cekcok antara keduanya.

"Tidak lama kemudian, LS mendengar korban berteriak kesakitan. Saat dihampiri, korban sudah dalam kondisi terluka parah di bagian perut dan mengeluarkan darah," ucap dia, Ahad (26/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;} Ia mengatakan pelaku kemudian melarikan diri melalui gang sempit di lokasi kejadian. Sementara itu, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat.

"Dugaan sementara, pelaku tidak menerima perceraian dan pernikahan kembali mantan istrinya dengan korban," kata dia. Pelaku CS telah diamankan oleh Polsek Baleendah.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal Aspal Buton, Urgensi Penggunaan hingga Jenis-jenisnya
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Kemensos Terus Kirim Bantuan Korban Gempa dan Konflik Sosial Maluku Utara
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Tujuh Keluarga Lapor ke Posko DVI RS Polri untuk Identifikasi Korban
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Polda Metro Jaya Periksa Sopir Taksi-Masinis soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi
• 44 menit lalukumparan.com
thumb
AHY Beberkan Kondisi Terkini Korban Selamat Kecelakaan Kereta di Bekasi: Kita Pastikan Semua Korban Ditangani
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.