KOMPAS.com - Layanan KRL Jakarta-Cikarang masih mengalami penyesuaian pada Rabu (29/4/2026) pagi, dengan perjalanan hanya sampai atau berangkat dari Stasiun Bekasi.
Melalui akun resmi @commuterline, KAI Commuter menyampaikan bahwa pembatasan ini dilakukan karena proses normalisasi jalur belum sepenuhnya selesai.
“Pagi ini, Rabu (29/4/2026) pelayanan Commuter Line Cikarang masih dilakukan penyesuaian layanan. Perjalanannya hanya sampai atau berangkat dari Stasiun Bekasi,” tulis KAI Commuter.
Untuk mendukung mobilitas penumpang menuju Bekasi, KAI Commuter menyediakan layanan shuttle bus dari Terminal Bulak Kapal.
“Untuk menuju Stasiun Bekasi, pengguna bisa menggunakan shuttle bus di Terminal Bulak Kapal, Bekasi,” lanjut keterangan tersebut.
Pihak operator menyebut, tim di lapangan masih terus melakukan perbaikan jalur serta memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum layanan kembali normal.
“Saat ini tim di lapangan masih terus melakukan normalisasi jalur KA dan memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya, selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan dari petugas,” tulis KAI Commuter.
Baca juga: Daftar Nama 15 Korban Tewas Kecelakaan KRL Bekasi Timur
Rekayasa Perjalanan KRLSejumlah perjalanan KRL mengalami perubahan pola operasi. Rute Cikarang dari berbagai relasi hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi, kemudian berbalik arah dengan nomor perjalanan berbeda, di antaranya:
- KA 5002 (Manggarai–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5509B (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5500A (Jakarta Kota–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5039C (Bekasi–Angke)
- KA 5010 (Manggarai–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 6007 (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5014 (Manggarai–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5049B (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5018B (Kampung Bandan–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 6009 (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5020A (Manggarai–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5517B (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5022C (Angke–Tambun) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5515B (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5504 (Jakarta Kota–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5055C (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 5026 (Manggarai–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5519C (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 6002B (Kampung Bandan–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 6013 (Bekasi–Kampung Bandan)
- KA 6004C (Kampung Bandan–Cikarang) hanya sampai Bekasi, kembali sebagai KA 5065B (Bekasi–Angke)
Baca juga: Kronologi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi, Berawal dari Taksi Mogok dan Tertabrak Kereta
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang telah berlangsung beberapa hari terakhir dan memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala.
Penyesuaian layanan ini merupakan dampak dari kecelakaan antara KRL jurusan Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di emplasemen Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
Insiden tersebut diduga berawal dari KRL yang menabrak sebuah taksi di perlintasan, sebelum akhirnya terjadi tabrakan dengan kereta jarak jauh.
Akibat kejadian itu, sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Para korban saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi. Sementara itu, seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




