Mathias Muchus Akui Pernah Merasa Tak Berarti Saat Proyek Film Sepi Penonton

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aktor senior Mathias Muchus mengaku pernah merasa tidak berarti saat menjalani sebuah proyek film. Perasaan itu muncul ketika hasil kerja kerasnya tidak mendapatkan respons yang diharapkan dari penonton.

Ia menilai reaksi penonton memiliki peran besar dalam memberi makna pada sebuah karya. Ketika film tidak diminati, ada ruang kosong yang sulit diabaikan oleh para pelaku di dalamnya.

"Bisa aja nggak punya arti, di momen ketika penonton itu nggak suka. Ketika penonton itu sepi segala macam," ujarnya saat berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (27/4/2026). Menurutnya, kondisi tersebut bisa membuat usaha panjang terasa kurang dihargai. Padahal, proses di balik layar membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

"Kayak kita udah kerja lama, udah kerja serius, udah bikin film itu udah susah payah berdarah-darah segala macam tiba-tiba orang nggak begitu suka, nggak begitu respect, nggak punya atensi dan akhirnya sepi penonton," ungkapnya.

Rasa kecewa itu bahkan ia bandingkan dengan pengalaman emosional dalam kehidupan pribadi. Baginya, dampaknya bisa terasa sangat dalam dan menyakitkan.

"Itu sedihnya itu lebih daripada kamu lima kali diputusin mantan, sakit," katanya.

Pria berusia 69 tahun ini melihat profesinya sebagai sesuatu yang dijalani dengan kesungguhan penuh. Ia menempatkan akting sebagai bagian penting dalam hidupnya.

"Karena buat aktor itu ya itu kayak orang beribadah gitu lho ya, serius banget gitu," ucapnya.

Dalam setiap peran, ia berusaha mendalami karakter secara maksimal. Proses tersebut melibatkan analisis dan latihan yang terus-menerus.

"Mendalami perannya kita coba analisa, kita coba latihan, apresiasi segala macam," lanjutnya.

 

Selain itu, proses syuting juga menuntut kesiapan fisik dan mental. Berbagai kondisi di lapangan harus dihadapi tanpa kompromi.

"Syuting pun ada panas, hujan segala macam kayak gitu-gitu. Tiba-tiba hasilnya ya so-so (biasa saja), sedih... sedih banget," tutupnya.

Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di dunia perfilman. Ia tetap memilih untuk terus berkarya dan menghadapi berbagai tantangan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UEA Tinggalkan OPEC dan OPEC+, Guncang Pasar Energi Global
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Korban Bertambah, Total 16 Orang Tewas dalam Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi
• 12 menit laludisway.id
thumb
Sentilan Menohok Dedi Mulyadi: Bandung Itu Penghasil Kopi Terbaik, tapi Wisatawan Disuguhi Sasetan
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Menpora Ungkap Bonus Pemerintah Bentuk Kehadiran & Penghargaan Negara untuk Perjuangan Atlet
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
3.767 Pekerja Rentan Dilindungi Jhonlin Group Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan 
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.