IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik ke Level 7.096

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 29 April 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 7.096,609.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.30 WIB, IHSG langsung naik sebanyak 46,073 poin setara 0,65 persen ke level 7.118,465. IHSG berada di level tertinggi 7.119 dan terendah di 7.087.

Adapun sebanyak 346 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 221 saham lainnya menguat dan 161 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp3,242 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 11,669 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp12.678,671 triliun.

Baca Juga :

Wall Street Merosot Tertekan Kekhawatiran Pertumbuhan OpenAI
 


(Ilustrasi. Foto: Dok MI) IHSG diproyeksi bergerak mixed Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, pada Selasa, 28 April 2026, Wall Street ditutup melemah dengan S&P500 dan Nasdaq masing-masing sebesar 0,49 persen dan 0,90 persen. Senada, Dow Jones justru mengalami pelemahan sebesar 0,05 persen.

Saham semikonduktor, yang telah melonjak lebih dari 40 persen sepanjang tahun ini, sangat membebani Nasdaq, yang mengalami penurunan persentase harian terbesar dalam sebulan.

OpenAI gagal mencapai target internal untuk pengguna dan pendapatan mingguan, menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan perusahaan raksasa AI tersebut untuk mendukung pengeluaran besar-besaran mereka untuk pusat data.

Sementara itu, IHSG ditutup melemah 0,48 persen pada Selasa, 28 April 2026. Sektor Keuangan menahan laju pelemahan IHSG dengan kenaikan 0,92 persen seiring saham perbankan besar yang mencatat kenaikan tipis. Sementara itu, sektor Industri dasar menjadi pemberat indeks dengan pelemahan 1,48 persen.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak mixed dengan konsolidasi dalam rentang 7.000-7.100,” sebut  Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia Ahmad Faris Mu’tashim dalam risetnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada El Nino, Ini 5 Cara Halau Panas Ekstrem
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
 [Berita Terlarang] Seiring Surutnya Gelombang Mahasiswa Tiongkok yang Belajar di Luar Negeri, Para Ahli Mengungkap Kebenaran yang Paling Ditakuti Beijing
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Arsenal: Head to Head, Susunan Pemain
• 59 menit lalubisnis.com
thumb
Ekonom: Kriminalisasi Kebijakan Hambat Pertumbuhan Ekonomi RI 
• 22 jam laluharianfajar
thumb
PWNU se-Indonesia Mengultimatum PBNU agar Gelar Muktamar Sebelum Agustus 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.