Runtuhnya Takhta Sang Raja Thomas Cup: Indonesia 14 Kali Juara dan 3 Kali Berturut-turut Masuk Final, Kini Gagal Lolos Fase Grup

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Tinta hitam mencoreng sejarah bulu tangkis Indonesia. Skuad Merah Putih harus menelan pil pahit. Tersingkir prematur dari fase grup Thomas Cup 2026. Gelar sebagai raja di turnamen ini runtuh seketika.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi PBSI. Mengingat, Jonatan Christie dan kolega sebelumnya dibebankan target tinggi untuk menembus partai final. Apalagi Indonesia merupakan pemenang terbanyak turnamen ini dengan 14 gelar.

Langkah menyakitkan ini dipastikan setelah Indonesia secara mengejutkan “dibantai” oleh Prancis pada laga pamungkas Grup D. Bertanding di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, Fajar Alfian dkk menyerah dengan skor telak 1-4 di tangan tim “Ayam Jantan”.

Dominasi Prancis yang Tak Terbendung

Indonesia seolah kehilangan taring sejak awal laga. Empat partai beruntun lepas dari genggaman tanpa perlawanan berarti. Jonatan Christie yang turun di partai pertama gagal menyumbang poin. Disusul oleh tunggal muda Alwi Farhan dan pemain senior Anthony Sinisuka Ginting yang juga tak kuasa menahan laju agresivitas pemain Prancis. Di sektor ganda, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani pun harus mengakui keunggulan lawan mereka dalam dua gim langsung.

Satu-satunya poin hiburan bagi Indonesia baru tercipta di partai pamungkas melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Melalui duel sengit tiga gim berdurasi panjang, Fajar/Fikri sukses menumbangkan Christo Popov/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, 21-11. Namun, kemenangan ini tak lebih dari sekadar pelipur lara atas luka yang sudah terlanjur dalam.

Kalkulasi Kejam di Grup D

Kekalahan telak dari Prancis ini memaksa Indonesia finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup D. Meski Indonesia, Thailand, dan Prancis memiliki catatan kemenangan tim yang sama—yakni masing-masing dua kemenangan—skuad Merah Putih harus rela angkat koper karena kalah dalam agregat kemenangan partai.

Thailand keluar sebagai juara grup dengan total 11 kemenangan partai, disusul Prancis sebagai runner-up dengan 10 kemenangan. Sementara Indonesia hanya mampu mengoleksi 9 kemenangan partai, hasil yang menempatkan mereka di posisi buncit dalam persaingan tiga besar grup tersebut.

Ironi Sang Kolektor 14 Gelar

Kegagalan ini menjadi sejarah buruk yang sangat memalukan. Sebagai pemegang rekor 14 gelar juara dari 30 kali keikutsertaan, Indonesia selalu menjadi tim yang disegani. Padahal, dalam tiga edisi terakhir (2020, 2022, dan 2024), Merah Putih konsisten menjadi langganan finalis. Bahkan sempat membawa pulang trofi pada tahun 2020.

Tercatat, Indonesia sudah 22 kali menembus partai final dengan rekor 14 juara dan delapan runner-up. Sebelum tragedi 2026 ini, titik terendah Indonesia hanyalah tersingkir di babak perempat final pada edisi 2012 silam saat takluk dari Jepang. Kini, pencapaian terburuk Merah Putih bukan lagi perempat final, melainkan gugur di fase grup, meskipun PBSI telah menurunkan komposisi pemain terbaiknya.

Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia vs Prancis (1-4):

MS1: Jonatan Christie vs Christo Popov (19-21, 14-21)

MS2: Alwi Farhan vs Alex Lanier (16-21, 19-21)

MS3: Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov (22-20, 15-21, 20-22)

MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi (19-21, 19-21)

MD2: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov (21-18, 19-21, 21-11)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
NYOTA Edisi Indonesia Resmi Meluncur, Kreator Lokal Bisa Mendunia
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tokoh KKB yang Paling Dicari, Jeki Murib Ditangkap
• 22 jam lalueranasional.com
thumb
Foto-Foto Penyerahan Jenazah Nur Ainia Kru Kompas TV Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
• 18 jam laludisway.id
thumb
Surat Andrie Yunus Dibacakan di MK, Soroti Peradilan Militer
• 23 jam laludetik.com
thumb
Taman Nasional Mutis Timau Ditutup Sementara untuk Wisatawan
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.