HARIAN FAJAR, KEDIRI – Skenario perebutan takhta juara BRI Super League 2025/2026 kian memanas. Sore ini, perhatian publik sepak bola nasional tertuju ke Stadion Brawijaya saat Borneo FC bertandang ke markas Persik Kediri, Rabu (29/4/2026). Laga ini bukan sekadar duel biasa, melainkan pertaruhan besar bagi “Pesut Etam” untuk mengudeta Persib Bandung dari puncak klasemen sementara.
Saat ini, Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 66 poin. Namun, tim asal Samarinda itu masih tertahan di peringkat kedua karena kalah selisih gol. Jika mampu mencuri tiga poin penuh di Kediri, skuad asuhan Fabio Lefundes dipastikan akan melesat ke posisi teratas, sekaligus memberikan tekanan psikologis besar bagi Maung Bandung.
Pesut Etam Sedang On-Fire
Borneo FC datang ke Jawa Timur dengan kepercayaan diri melangit. Mereka tampil nyaris sempurna dengan menyapu bersih empat kemenangan beruntun di laga terakhir. Lini serang mereka menjadi momok yang paling ditakuti; dalam lima laga saja, Mariano Peralta dan kawan-kawan sukses menggelontorkan 14 gol ke gawang lawan.
Efektivitas trio lini depan yang diisi Mariano Peralta, Koldo Obieta, dan Juan Villa diprediksi akan kembali menjadi tumpuan utama. Tidak hanya tajam di depan, keseimbangan tim terjaga berkat kedisiplinan Kei Hirose dan Rivaldo Pakpahan di lini tengah, serta duet tembok kokoh Komang Teguh dan Christophe Nduwarugira di sektor pertahanan.
Misi Bangkit Macan Putih
Di sisi lain, tuan rumah Persik Kediri sedang berada dalam posisi terjepit. Skuad berjuluk “Macan Putih” ini sedang berjuang keras menjauh dari zona merah degradasi. Tekanan semakin berat mengingat performa mereka yang belum stabil, di mana dari lima laga terakhir, Persik hanya mampu mengemas satu kemenangan dan menelan tiga kekalahan.
Kekalahan menyakitkan 1-3 dari PSM Makassar di laga sebelumnya menjadi alarm bagi pelatih Persik untuk segera berbenah. Persik diperkirakan akan tetap mengandalkan kreativitas Jon Toral dan Adrian Luna untuk menyuplai bola matang bagi Jose Enrique di ujung tombak.
Meski kehilangan beberapa pilar penting, dukungan penuh suporter di Stadion Brawijaya diharapkan menjadi “pemain ke-12” yang mampu membakar semangat juang para pemain.
Statistik dan Prediksi Pertandingan
Menilik catatan pertemuan, Borneo FC memang lebih superior. Pada putaran pertama musim ini, Pesut Etam sukses membungkam Persik dengan skor 2-0. Bahkan dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, Borneo FC mendominasi dengan tiga kemenangan, berbanding satu kemenangan milik Persik.
Pertandingan sore ini diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Persik Kediri kemungkinan besar akan bermain lebih pragmatis dengan pertahanan disiplin sambil mengincar celah melalui serangan balik cepat. Sebaliknya, Borneo FC dipastikan tampil agresif dan menekan sejak awal demi mengamankan gol cepat.
Meski bermain di kandang lawan, Borneo FC tetap lebih diunggulkan berkat kedalaman skuad dan konsistensi permainan yang mereka tunjukkan. Namun, motivasi Persik untuk bertahan di kasta tertinggi bisa saja menghadirkan kejutan pahit bagi ambisi juara sang tamu.
Akankah Stadion Brawijaya menjadi saksi lahirnya pemimpin baru klasemen, atau justru menjadi titik balik kebangkitan Macan Putih? (*)





