FAJAR, JENEPONTO – Prestasi membanggakan ditorehkan remaja asal Kabupaten Jeneponto, Raihan Wira Wicaksana (17).
Siswa SMAN 9 Jeneponto ini berhasil meraih Runner Up pada ajang Duta Pelajar tingkat Sulsel yang grand finalnya digelar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 25–26 April 2026 di Makassar.
Raihan bersaing dengan 50 finalis dari seluruh kabupaten/kota se-Sulsel. Capaian ini melanjutkan prestasinya tahun sebelumnya, saat ia keluar sebagai Juara 1 Duta Pelajar tingkat Kabupaten Jeneponto 2025.
Ibu Raihan, Murni menyebut anaknya melaju ke tingkat nasional karena masuk tiga besar. Namun hingga kini jadwal resmi belum ditentukan.
“Yang masuk tiga besar akan lanjut ke tingkat nasional, nanti setelah ujian, tapi belum ada jadwal pasti,” ujar Murni kepada Fajar, Selasa (28/4/2026).
Ia mengungkapkan, perjuangan Raihan ke tingkat provinsi tidaklah mudah. Bahkan, sebagian besar kebutuhan ditanggung secara mandiri oleh keluarga.
“Dia berangkat bawa nama Jeneponto dan sekolahnya, walaupun pakai dana pribadi. Kostum saja sampai tujuh jenis yang dibawa,” jelasnya.
Meski demikian, pihak keluarga tetap memberikan dukungan penuh demi pengembangan potensi sang anak.
“Okelah saya dukung, saya katakan ke anak saya kalau kau dapat juara di tingkat provinsi nanti kita cari jalannya ke tingkat nasional,” ucapnya.
Ayah Raihan, Serka Alimuddin, yang merupakan Babinsa Kodim 1425 Jeneponto, berharap ada perhatian dari pemerintah daerah terhadap prestasi anaknya.
“Semoga pejabat bisa terbuka mata hatinya, mungkin ke depan anak saya mau cari kerja jadi tidak terlalu susah lagi karena sudah dikenal, sudah banyak ajang lomba dia ikuti,” ujarnya.
Selama ini, Raihan dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan dan lomba, mulai dari bela diri hingga cerdas cermat tingkat provinsi.
Sementara itu, Raihan menceritakan proses panjang yang ia jalani selama kompetisi. Dimulai dari pra-karantina secara daring pada 14–19 April 2026, dilanjutkan karantina pada 21–25 April 2026 hingga grand final di Mall Panakkukang (MP) Makassar yang berlangsung semalam suntuk.
Selama karantina, para finalis menjalani berbagai agenda, seperti sesi foto, gala dinner, kunjungan kampus hingga unjuk bakat.
“Di grand final ada opening, lalu pengumuman top 16 berdasarkan poin karantina. Saya masuk dan lanjut ke top 7, di situ kami diuji dengan pertanyaan dari dewan juri. Alhamdulillah saya bisa meraih juara 2,” tutur Raihan.
Ia menegaskan, keikutsertaannya bukan sekadar mengejar gelar, tetapi juga untuk mengembangkan diri dan memberi dampak positif.
“Saya ikut ajang ini bukan hanya mencari juara tapi untuk meningkatkan potensi diri saya, saya ikut bukan tentang siapa yang mendapat gelar tertinggi tapi siapa yang berani berdampak kepada lingkungan sekitar, saya maju ke tingkat provinsi itu tidak sendiri tetapi membawa semangat ratusan hingga ribuan pelajar di Kabupaten Jeneponto,” ungkap Raihan.
Raihan juga mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi dokter militer. Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat membantunya melangkah ke tingkat nasional.
“Saya butuh dukungan dari pemerintah pastinya karena saya sudah mewakili juga kabupatenku sendiri dan in shaa Allah nanti ke depannya saya wakili provinsi ditingkat nasional, harapanku bisa dapat perhatian langsung lah,” tuturnya.
Sekadar diketahui, Raihan adalah anak pertama dari pasangan Serka Alimuddin dan Murni yang merupakan staf di RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto. Raihan memiliki dua orang saudra dan semuanya laki-laki.
*Berikut profil Profil Singkat Raihan:
– Nama lengkap: Raihan Wira Wicaksana
– TTL: Jeneponto, 7 Oktober 2009- Sekolah: SMAN 9 Jeneponto
– Alamat: Dusun Batu Maccing, Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang
*Orang Tua
– Ayah: Serka Alimuddin (Kodim 1425 Jeneponto)
– Ibu: Murni, S.Kep., Ns (Staf RSUD Lanto Dg Pasewang)
*Prestasi
– Juara 1 Duta Pelajar Kabupaten Jeneponto 2025
– Runner Up 1 Duta Pelajar Provinsi Sulawesi Selatan 2026. (map)





