Donald Trump Sebut Inggris Sahabat Terdekat AS saat Sambut Raja Charles

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
London: Presiden AS Donald Trump menyebut Inggris sebagai sekutu terdekat Amerika Serikat saat menyambut Raja Charles III di Gedung Putih, Selasa (waktu setempat). Namun di balik seremoni diplomatik tersebut, hubungan Washington-London justru tengah menghadapi tekanan politik yang tidak kecil.
 
Dalam pidatonya, dikutip dari Euronews, Donald Trump menegaskan hubungan historis kedua negara tetap menjadi fondasi kuat kerja sama trans-Atlantik.
  Baca juga:  Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Negosiasi dengan Iran Masih Menggantung     
“Sejak Amerika memenangkan kemerdekaannya, tidak ada sahabat yang lebih dekat bagi rakyat Amerika selain Inggris,” ujar Donald Trump, seraya menyebut hubungan kedua negara sebagai special relationship yang diyakini akan terus bertahan.
 
Pernyataan itu disampaikan saat Donald Trump menerima Raja Charles III dan Ratu Camilla dalam upacara resmi di Halaman Selatan Gedung Putih. Setelah seremoni penyambutan, kedua pemimpin dijadwalkan menggelar pembicaraan tertutup di Oval Office.

Kunjungan ini juga bersejarah karena Raja Charles III dijadwalkan menjadi raja Inggris pertama yang berpidato di Kongres AS sejak Elizabeth II melakukannya pada 1991. Donald Trump dan Bayang-Bayang Ketegangan dengan Inggris Meski suasana kunjungan terlihat hangat, momen ini berlangsung di tengah relasi yang kurang mulus antara Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan keduanya memburuk, terutama terkait pendekatan terhadap konflik Iran. Donald Trump berupaya membangun dukungan internasional untuk agenda keamanannya, sementara pemerintahan Starmer dinilai tidak sepenuhnya sejalan.
 
Trump bahkan melontarkan kritik tajam dengan mengatakan, “ini bukan Winston Churchill yang kita hadapi,” sebuah komentar yang memicu perhatian luas karena menyentuh simbol politik sensitif di Inggris.
 
Donald Trump sebelumnya mengancam akan mengenakan “tarif besar” terhadap Inggris bila London tidak mencabut pajak layanan digital yang dikenakan terhadap perusahaan teknologi asal AS. Selain itu, kebijakan tarif Washington terhadap Inggris juga menambah ketidakpastian dalam hubungan ekonomi bilateral.
 
Sebelum agenda resmi di Gedung Putih, Raja Charles III dan Ratu Camilla diketahui telah menggelar pertemuan pribadi bersama Donald Trump dan Melania Trump. Rangkaian kunjungan kerajaan akan berlanjut ke New York City dan Virginia akhir pekan ini.
 
Di tengah friksi perdagangan, perbedaan strategi keamanan, dan dinamika politik personal, pertemuan Donald Trump dan Raja Charles III menjadi pengingat bahwa hubungan AS-Inggris masih berupaya menjaga keseimbangan antara tradisi aliansi dan realitas geopolitik baru.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalan Panjang Pengayuh Becak Menuju Tanah Suci
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Kasus Kekerasan Anak di Daycare, MUI Usulkan Wajib CCTV untuk Akses Orangtua
• 13 jam lalukompas.com
thumb
IHSG Hari Ini: Masih Stabil cenderung Mendatar
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Akan Hadiri Perayaan May Day di Monas
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Populer Ekonomi: TPG April 2026 Segera Cair hingga Perusahaan Tanggung 30% Uang Saku Peserta Magang
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.