Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews – Cilacap, Jawa Tengah
Presiden meresmikan 13 proyek strategis senilai Rp116 triliun guna memperkuat kedaulatan ekonomi nasional di Cilacap.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mentransformasi Indonesia menjadi kekuatan ekonomi global melalui percepatan hilirisasi industri.
Dalam pidato yang menekankan kedaulatan nasional, Presiden menyatakan bahwa pengolahan sumber daya alam di dalam negeri adalah prasyarat mutlak bagi Indonesia untuk mendapatkan penghormatan di panggung internasional.
Berbicara pada seremoni peresmian Fase II Proyek Hilirisasi Nasional di Cilacap, Jawa Tengah, Presiden mengibaratkan Indonesia sebagai kekuatan besar yang kini sedang terjaga.
Beliau menekankan bahwa nilai tambah dari proses industri bukan sekadar angka pertumbuhan, melainkan instrumen untuk mengangkat martabat rakyat.
"Kita harus menjadi raksasa yang bangun. Kita akan menjadi negara yang hebat, dan saya sangat meyakini hal tersebut," ujar Presiden Prabowo di hadapan para pemangku kepentingan industri dan pejabat pemerintahan, Rabu 26 April 2026.
Langkah nyata dari ambisi ini ditandai dengan peluncuran 13 proyek strategis baru dengan total nilai investasi mencapai Rp116 triliun. Cakupan proyek tersebut sangat luas, mulai dari pembangunan infrastruktur kilang gas dan tangki bahan bakar minyak (BBM), hingga optimalisasi sektor perkebunan melalui pengolahan sawit menjadi produk pangan fungsional (oleofood) serta biodiesel.
Presiden menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Hilirisasi dan Badan Pengelola Investasi Danantara untuk terus melakukan riset mendalam terhadap teknologi terkini. Menurutnya, adaptasi teknologi adalah kunci agar Indonesia tidak hanya sekadar mengolah, tetapi juga menguasai rantai pasok global secara mandiri.
Optimisme Presiden terhadap masa depan ekonomi Indonesia tampak sangat mendalam. Ia menyebutkan bahwa hilirisasi adalah satu-satunya jalur yang tersedia untuk memastikan kemakmuran jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Saya ingin melihat Indonesia jaya, rakyatnya makmur, dan bangsa ini dihormati oleh dunia. Hilirisasi adalah jalan utama menuju ke sana," tegasnya mengacu pada visi jangka panjang pemerintah.
Pemerintah berencana untuk terus mengekspansi sektor-sektor baru dalam peta jalan hilirisasi nasional. Setidaknya enam proyek tambahan ditargetkan akan segera diresmikan dalam waktu dekat sebagai bagian dari tahap berkelanjutan pada tahun ini.
Ekspansi ini diproyeksikan tidak akan berhenti pada Fase II. Presiden mengisyaratkan bahwa tahapan-tahapan berikutnya akan segera menyusul guna memastikan tidak ada lagi potensi sumber daya alam yang keluar dari wilayah kedaulatan Indonesia dalam bentuk bahan mentah.
Editor: Redaksi TVRINews




