Purbaya Janji Tak Ada Naikkan Pajak Sampai Ekonomi RI 6%

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Simposium PT SMI 2026: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi melalu Pembangunan Infrastruktur. (Tangkapan layar youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan tidak akan ada kenaikan tarif pajak ataupun jenis pajak baru dalam waktu dekat.

Khususnya sebelum perekonomian dan daya beli masyarakat membaik yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6%. Seperti yang diketahui, pada kuartal keempat 2025 pertumbuhan ekonomi RI tercatat 5,39%

"Fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan kepatuhan dan menutup kebocoran pajak, bukan menaikkan tarif," ujar Purbaya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (29/4/2026).


Baca: Purbaya Kantongi Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menjelaskan bahwa belanja masyarakat adalah mesin terbesar pertumbuhan ekonomi nasional.

Mengingat ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi,investasi serta perdagangan.

"Maka dari itu, kami akan terus jaga sektor swasta agar terus tumbuh, salah satunya dengan satgas P2SP atau debottlenecking," ujarnya.

Purbaya sebelumnya mengatakan target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8% bukanlah hal yang mustahil dan dapat dicapai dalam dua tahun hingga tiga tahun ke depan.

Baca: Ketemu Purbaya 1,5 Jam, Kepala Bakamla Ajak Kerja Sama Bea Cukai

Purbaya mengatakan, dengan fondasi ekonomi yang terus diperkuat serta akselerasi reformasi di berbagai sektor, laju pertumbuhan ekonomi nasional berpotensi meningkat signifikan dari level saat ini yang berada di kisaran 5%.

"Pertumbuhan 8% mungkin orang-orang bilang terlalu tinggi, tapi kalau untuk saya sudah hampir kelihatan. Nanti dua tahun, tiga tahun lagi Anda sudah melihat tuh, angka 8%

sudah nyundul-nyundul ke atas," ujar Purbaya dalam acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026).

Dia pun menegaskan, pemerintah saat ini tengah mendorong percepatan pertumbuhan melalui penguatan sektor swasta dan belanja pemerintah.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Rosan: Proyeksi Realisasi Investasi Q1 2026 Tembus Rp 497 Triliun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FIFA Akui Tim Pengungsi Afghanistan Jadi Timnas Wanita Resmi
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
5 Weton Ini Harus Ekstra Waspada dengan Kesehatannya pada Tanggal 29 April 2026, Rabu Kliwon Tenangkan Mental!
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden KSPI: "May Day" Harus Damai, Tertib, Tak Boleh Anarkis
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Sultan HB X Perintahkan Sisir Lapangan, Tutup Daycare yang Tak Berizin
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Pengamat: Ngaco, Tak Perlu Ditanggapi
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.