JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkap perkembangan penyelidikan insiden kecelakaan antara Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026) malam.
Ia mengatakan pihak kepolisian sudah memeriksa sopir taksi listrik online yang diduga berkaitan dengan kecelakaan kereta tersebut.
"Untuk driver taksi online inisial RRP sudah diminta keterangan kemarin Selasa (28/4) dan hari ini Rabu (29/4) di Polres Metro Bekasi Kota," terang Budi, Rabu (29/4/2026), melansir Antara.
Ia menyatakan pemeriksaan terhadap sopir berinisial RRP tersebut merupakan bagian upaya penyidik mengungkap kronologi kecelakaan kereta pada Senin malam lalu secara utuh.
Budi mengungkap pihak kepolisian juga akan memeriksa sejumlah petugas perkeretaapian pada besok Kamis, 30 April 2026.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Berawal KRL Tabrak Taksi Online
"Untuk agenda pemeriksaan petugas, baik masinis, petugas stasiun, maupun Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) dari PT KAI akan dilaksanakan besok di kantor PT KAI," ungkapnya.
Ia menyatakan langkah itu akan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional dan prosedur keselamatan telah dijalankan sesuai standar.
Menurutnya, pemeriksaan petugas perkeretaapian penting untuk mengetahui kemungkinan kelalaian atau faktor teknis yang menjadi penyebab kecelakaan.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya sebelumnya, ada penambahan korban meninggal dunia satu orang per Rabu (29/4) siang. Sebagian korban luka juga disebutkannya sudah ada yang pulang ke rumah.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV, Antara
- kecelakaan kereta
- kecelakaan krl
- sopir taksi
- masinis
- kabid humas polda metro jaya





