Anggota DPR Minta Kemenhub Transparan soal Evaluasi Taksi Green SM

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) transparan dalam proses pendalaman dan evaluasi operasional taksi Green SM, menyusul kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Daniel menilai keterbukaan menjadi penting untuk menjawab pertanyaan publik terkait penyebab awal insiden, yang diduga melibatkan kendaraan taksi tersebut di perlintasan sebidang.

“Audit dan investigasi yang dilakukan harus berlangsung secara transparan dan akuntabel,” kata Daniel dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/4/2026).

Daniel mengingatkan, Kemenhub perlu mengambil langkah cepat dan komprehensif, tidak hanya mengevaluasi aspek teknis perkeretaapian, tetapi juga pihak eksternal yang diduga memicu kejadian.

Baca juga: Taksi Green SM Sampaikan Duka bagi Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

“Salah satu fokus utama adalah operasional taksi hijau dari Green SM Indonesia yang berada di lokasi kejadian,” ujar dia.

“Oleh karena itu, diperlukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran standar operasional yang berkontribusi terhadap kejadian ini,” sambung Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu dicermati, khususnya soal bagaimana kendaraan dapat berada dan berhenti di area perlintasan rel yang seharusnya steril dari aktivitas kendaraan umum.

“Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan di lapangan, serta tingkat kepatuhan terhadap aturan keselamatan lalu lintas di perlintasan sebidang,” tutur Daniel.

Karena itu, Daniel juga mendorong Kemenhub mengevaluasi seluruh terhadap aspek operasional Green SM, termasuk kelayakan armada, standar keselamatan pengemudi, serta kepatuhan terhadap regulasi transportasi.

Baca juga: Kemenhub Diminta Tak Ragu Cabut Izin Taksi Green SM jika Terbukti Langgar Keselamatan

Daniel berharap hasil evaluasi tersebut harus dibuka ke publik agar dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan ke depan.

“Evaluasi ini penting guna memastikan seluruh operator transportasi publik benar-benar memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi juga akan melakukan evaluasi terhadap pihak perusahaan taksi Green SM yang diduga sebagai penyebab awal kecelakaan tersebut.

Pemerintah pun akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian imbas kecelakaan kereta antara Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi, Jawa Barat.

"Termasuk dalam hal ini Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Daratnya telah menyampaikan akan mengevaluasi pihak perusahaan taksi Green," kata Teddy dikutip dari Instagram @sekretariat.presiden, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Kemenhub Bakal Evaluasi Taksi Green SM Buntut Kecelakaan Kereta di Bekasi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, Teddy menyampaikan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta agar semua korban luka kecelakaan mendapatkan perawatan optimal hingga pulih.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaji 3.823 Tenaga Honorer Belum Dibayarkan Dua Bulan, Dedi Mulyadi: Saya Harus Minta Surat MenPAN-RB untuk Provinsi Jawa Barat, Bagaimana Nasibnya?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
441 Calon Haji Purwakarta Diberangkatkan ke Tanah Suci
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Dampak Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Daop 7 Madiun Hari Ini Batalkan 4 Perjalanan
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemerintah Evaluasi Taksi Green SM Usai Kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Indonesia Negara Paling Aman di Dunia, Tak Perlu Gaduh dan Ingin Kabur
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.