Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan tingkat keamanan terbaik di dunia di tengah gejolak geopolitik global yang kian memanas. Stabilitas ini, menurutnya, merupakan modal utama bagi bangsa untuk fokus pada pembangunan ekonomi dan hilirisasi nasional.
Dalam sambutannya di Cilacap saat meresmikan 13 proyek hilirisasi tahap II, Rabu (29/4/2026), Prabowo terang-terangan menyentil pihak-pihak yang masih bersikap skeptis atau berencana meninggalkan Indonesia di saat negara sedang berupaya bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru.
“Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan. Mau kabur ke mana? Hei orang-orang pinter bukalah, bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang,” tegas Prabowo.
Prabowo mengingatkan bahwa perdamaian dan keamanan adalah komoditas yang sangat mahal dan langka saat ini. Dia membandingkan kondisi Indonesia dengan berbagai wilayah konflik yang sedang membara, mulai dari Ukraina, Gaza, hingga ketegangan di Teluk Persia.
“Perdamaian sangat mahal, lihat berita tiap hari. Lebanon, Sudan, Somalia, Yaman, Iran, Afghanistan, mana negara yang tidak perang? Kita jaga bangsa kita, jaga bangsa kita,” tuturnya.
Bagi Prabowo, stabilitas nasional yang terjaga merupakan hasil dari kerja keras persatuan nasional. Ia pun meminta pihak-pihak yang hanya memperkeruh suasana untuk tidak menghambat fokus pemerintah dalam bekerja untuk rakyat.
“Kabur saja deh. Iya kabur saja, biar kita tidak gaduh. Saudara-saudara, apa pun terjadi kita hanya mau kerja untuk rakyat. Jadi saya ke sini untuk menghargai pekerjaan kalian,” imbuhnya.
Fokus pada 'Long March' BangsaPrabowo menganalogikan perjalanan pembangunan Indonesia saat ini sebagai sebuah 'Long March' yang panjang dan penuh tantangan. Menurutnya, keamanan nasional adalah prasyarat agar transisi menuju negara maju, melalui program seperti hilirisasi industri dan penguatan koperasi desa, dapat berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Tiga Pekan Lagi 1.000 Koperasi Merah Putih Bakal Diresmikan Prabowo
Baca Juga: Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi, Tegaskan Long March Kemandirian Ekonomi
Ia juga menekankan bahwa Indonesia harus menjadi raksasa yang bangun dari tidurnya dengan memanfaatkan keamanan dalam negeri untuk mengelola kekayaan sendiri.
Menutup pesannya terkait keamanan nasional, Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap kompak dan tidak membiarkan perbedaan latar belakang menjadi sekat yang memecah belah stabilitas yang sudah terbangun.
“Kita kompak, kita bersatu, jangan lihat latar belakang, jangan lihat suku, jangan lihat kelompok etnis. Perbedaan adalah kekayaan, perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat. Kekurangan kita saling tutup, kesalahan kita saling ingatkan,” pungkasnya.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569983/original/018312700_1777468663-298e9b72-c6ca-41b8-82fa-6611b2b11e30.jpg)

