Menko Pangan Zulhas: Pemerintah Butuh Dukungan Ormas Islam Entaskan Kemiskinan di Sektor Pangan

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan, bahwa 30 persen kemiskinan yang di Indonesia termasuk berada di sektor pangan.

Zulhas mengatakan, untuk membantu mempercepat pengentasan kemiskinan pada sektor itu perlu dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak termasuk ormas Islam seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia.

Baca Juga
  • Iran Netralkan Bom ‘Busuk AS’ dari Besar Hingga Kecil, Diteliti dan Dimodifikasi Ulang
  • Adegan Penyergapan Drone Hizbullah Mengguncang Israel, Publik Terus Meragukan Kemampuan Militer
  • Penasihat Jerman: Iran Lebih Kuat dari Dugaan Semua Orang, Sedangkan AS Menuju Jurang Kehinaan

Hal tersebut dia sampaikan saat menerima lawatan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Gedung Kemenko Pangan di Graha Mandiri Jakarta, Selasa (28/4).

“Dukungan dan kerja sama dengan berbagai ormas-ormas, terutama Lembaga Dakwah Islam Indonesia, harapannya dapat mempercepat dan mengentaskan kemiskinan,” tegasnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia Dody Taufiq Wijaya menanggapi, pihaknya siap mendukung program pemerintah dengan Kemenko Bidang Pangan yang memang sejalan dengan program Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang terimplementasi dalam 8 pengabdian Lembaga Dakwah Islam Indonesia untuk bangsa, yaitu dalam bidang ketahanan pangan dan lingkungan.

“Kunjungan kami hari ini memperbarui kerja sama LDII dengan Menko Bidang Pangan dan Lingkungan Hidup yang sudah ada sebelumnya,” ungkapnya.

Dody menambahkan, pihaknya telah melakukan kemandirian pangan dimulai dari pondok pesantren dengan memanfaatkan sorgum, sebagai salah satu bahan pangan di pondok pesantren-pondok pesantren naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Dody juga menyampaikan hasil pelaksanaan Munas X Lembaga Dakwah Islam Indonesia 2026 dan memperkenalkan kepengurusan Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang baru, dengan wajah fresh look.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perempuan Tidak Terlahir Menyukai Penyiksaan, Media yang Mengajarinya
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Dharma Jaya Siapkan 900 Sapi Kurban Idul Adha 2026 di Jakarta, Pastikan Standar ASUH dan Distribusi Higienis
• 6 jam laludisway.id
thumb
PAN Nilai Usulan Lembaga Pengawas Kaderisasi Parpol Bisa Tabrak Konstitusi
• 7 jam laludetik.com
thumb
Polisi Naikkan Kasus Teror Karangan Bunga Dokter Oky ke Penyidikan
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.