SERANG, iNews.id – Persijap Jepara harus menelan pil pahit dalam laga tandang Super League 2025-2026. Laskar Kalinyamat dipaksa menyerah 0-1 dari tuan rumah Dewa United di Banten International Stadium (BIS), Rabu (29/4/2026) malam, meski memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Kegagalan mengeksekusi penalti di masa injury time menjadi pembeda yang membuat tim asuhan tim tamu gagal membawa pulang poin dari tanah Banten.
Persijap sebenarnya tampil sangat disiplin sejak awal laga. Menghadapi gempuran agresif Dewa United, barisan pertahanan yang dipimpin oleh Sendri Johansah di bawah mistar gawang tampil kokoh. Laskar Kalinyamat tidak hanya bertahan, mereka beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang lawan.
Disiplinnya organisasi pertahanan Persijap membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0. Petaka bagi Persijap datang pada awal babak kedua.
Baca Juga:Duh! Kepatuhan Anggota DPR Lapor LHKPN ke KPK Paling RendahPada menit ke-53, wasit menilai terjadi pelanggaran di kotak terlarang Laskar Kalinyamat. Alex Martins yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Sendri Johansah di menit ke-54.
Tertinggal satu gol, Persijap tidak menyerah. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan mengurung pertahanan Dewa United. Peluang emas sempat didapat Iker Guarrotxena pada menit ke-77, namun sepakan kerasnya masih bisa ditepis kiper lawan.
Drama mencapai puncaknya saat Persijap mendapatkan hadiah penalti di masa kritis. Carlos Franca maju sebagai eksekutor dengan harapan mampu mencuri satu poin. Namun keberuntungan tidak berpihak pada tim tamu.
Sepakan penalti Franca berhasil ditepis oleh Sonny Stevens. Belum menyerah, bola muntah (rebound) kembali disambar pemain Persijap, namun secara heroik kiper lawan melakukan double-save yang mematikan harapan Laskar Kalinyamat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah tidak berubah.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Persijap, terutama terkait ketenangan dalam memaksimalkan peluang emas di momen krusial pertandingan.
#jateng




