Kapan Waktu Terbaik untuk Salat Taubat? Ini Penjelasan Buya Yahya yang Bikin Lebih Paham

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Banyak umat Muslim sering bertanya kapan waktu paling utama untuk melaksanakan salat taubat. Apakah harus di tengah malam, setelah Maghrib, atau bisa dilakukan kapan saja? Pertanyaan ini cukup sering muncul karena banyak orang ingin memastikan ibadah taubat dilakukan pada waktu yang paling afdal.

Melalui ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa salat taubat pada dasarnya bisa dilakukan kapan saja, selama tidak dilakukan pada waktu yang dilarang untuk salat sunnah. Menurut beliau, yang terpenting bukan hanya waktu, tetapi juga kesungguhan hati dalam memohon ampun kepada Allah.

Baca Juga :
Buya Yahya Ingatkan Bahaya Dosa Menggunjing Orang, Bisa Menghapus Pahala Tanpa Disadari
Sering Taubat Tapi Mengulang Dosa? Ini Cara Melawan Hawa Nafsu Menurut Buya Yahya

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menegaskan bahwa salat taubat tidak memiliki waktu khusus yang wajib diikuti. salat ini termasuk dalam kategori salat sunnah mutlak, sehingga dapat dikerjakan kapan saja selama tidak berada pada waktu terlarang.

“Adapun waktunya bebas mana yang lebih khusyuk. Cuman kan ada kaidah secara umum, sebaik-baik salat di tengah malam,” ujar Buya Yahya yang dikutip dari YouTube-nya pada Rabu, 29 April 2026. 

Artinya, seseorang boleh memilih waktu yang dirasa paling membuat hati tenang dan khusyuk. Namun, secara umum, waktu malam hari memang dianggap sebagai waktu terbaik untuk beribadah karena suasananya lebih hening dan minim gangguan. 

Meski demikian, salat setelah Magrib atau sebelum tidur juga tetap sah dan memiliki nilai ibadah yang baik.

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa salat taubat tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Pada dasarnya, salat taubat bisa dilakukan dengan dua rakaat salat sunnah, kemudian dilanjutkan dengan doa memohon ampun kepada Allah.

“Jadi Anda melakukan salat dua rakaat apa saja salat dua rakaat. Setelah itu Anda minta ampun kepada Allah dengan salat ini semoga diampuni oleh Allah,” jelasnya. 

Selain menjelaskan tentang salat taubat, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa umat Islam tidak boleh melupakan salat wajib dan salat sunnah yang memiliki kedudukan tinggi.

Ia menekankan bahwa salat sunnah rawatib seperti qabliyah Subuh dan ba’diyah Magrib memiliki nilai yang sangat besar.

“Jangan sampai wah saya ngejar hajat apa tadi? Tobat sama tasbih. Tapi enggak pernah qabliyah subuh, enggak pernah ba'diah magrib. Ini keblinger orang ini,” jelasnya lagi. 

Baca Juga :
Mana Lebih Afdal, Kurban di Sekitar Rumah atau Daerah Lain? Ini Kata Buya Yahya
Jangan Berangkat Haji Sebelum Tau Ini! Buya Yahya Ungkap Persiapan Paling Penting yang Sering Dilupakan
Ingin Rezeki Selalu Merasa Cukup? Buya Yahya Bongkar Rahasianya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SIM Keliling melayani di lima wilayah Jakarta pada Kamis
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Atasi Kemiskinan Ekstrem, Kemensos Salurkan Bantuan Rp892,7 Juta bagi 441 Warga Pringsewu
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengulas Bek Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026: Wajah Lama Kembali, Aksi Debutan Layak Dinanti!
• 7 jam lalubola.com
thumb
Miskinkan Pelaku, Orangtua Korban “Daycare” Yogyakarta Siap Tuntut Ganti Kerugian
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Kronologi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Berawal KRL Tabrak Taksi Online
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.