Menteri PPPA Akui Keselamatan Seluruh Masyarakat Prioritas Nomor Satu

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengakui pernyataannya yang mengusulkan gerbong perempuan dipindah ke tengah rangkaian KRL commuter line pasca kecelakaan kereta di Bekasi kurang tepat.

Menurut dia, keselamatan dalam transportasi publik tak memandang gender dan prioritas utama.

Advertisement

BACA JUGA: Permintaan Maaf Menteri PPPA Usai Usul Gerbong Perempuan di Tengah

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu baik perempuan maupun laki-laki," kata Arifah melalui unggahan video dari akun Instagram KemenPPPA, Rabu (29/4/2026).

Dia menegaskan, fokus utama dalam insiden kecelakaan KRL tersebut adalah bagaimana seluruh korban dapat ditangani dengan baik dan maksimal.

"Saat ini prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka," jelas Arifah.

Dia pun meminta maaf terkait pernyataannya yang membuat gaduh publik.

"Untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ungkap Arifah.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cegah Kecelakaan Kereta, Pemprov DKI Kebut Pembangunan Flyover Latumenten
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenekraf Gandeng Meta untuk Dorong Ekraf Indonesia Tembus Pasar Global
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Philips kenalkan strategi monitoring pasien berbasis AI
• 25 menit laluantaranews.com
thumb
Hakim Senior di Jateng Diduga Lecehkan 3 Rekan Kerjanya
• 6 jam laludetik.com
thumb
Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 April 2026
• 21 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.