Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Georgia untuk Indonesia Tornike Nozadze mengatakan bahwa Georgia memainkan peran kunci dalam memfasilitasi jalur yang andal dan beragam, sehingga berkontribusi terhadap keamanan energi global.
"Georgia memainkan peran kunci dalam memfasilitasi jalur yang andal dan beragam, yang berkontribusi pada keamanan energi global," kata Nozadze dalam wawancara khusus dengan Kantor Berita ANTARA di Jakarta, Selasa.
Di tengah gejolak global yang menghambat pasokan energi global, Georgia menawarkan jalur alternatif untuk memperkuat konektivitas dan stabilitas regional melalui Kaukasus Selatan, yang dinilai semakin penting sebagai jalur energi dan koridor transportasi yang menghubungkan Eropa dan Asia.
"Kami berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur, mempromosikan kerja sama regional, dan memastikan stabilitas di sepanjang koridor-koridor ini," katanya.
Dalam lanskap global yang terus berkembang saat ini, Georgia juga memprioritaskan kemitraan yang didasarkan pada rasa saling menghormati, kepentingan bersama, dan komitmen terhadap norma-norma internasional.
Meskipun integrasi Euro-Atlantik menjadi salah satu prioritas Georgia, tetapi mereka juga terbuka untuk memperluas kerja sama dengan mitra di seluruh Asia, Timur Tengah, dan sekitarnya -- termasuk negara-negara dinamis seperti Indonesia.
Georgia telah dan akan terus menawarkan diversifikasi, salah satunya melalui jalur pipa minyak dan gasnya yang melalui Laut Kaspia yang mengalir menuju Eropa.
"Jadi, jika kita berbicara tentang energi, khususnya hidrokarbon, Georgia menawarkan alternatif yang sangat baik bagi Eropa dan seluruh dunia di tengah situasi yang ada saat ini," katanya.
Georgia, kata Nozadze, akan menjadi negara yang lebih penting dalam hal pengangkutan hidrokarbon dan bentuk energi lainnya di seluruh dunia, bersama dengan negara tetangganya Azerbaijan dan Armenia.
Sebagai bukti, dia menunjukkan proyek bersama Uni Eropa-Georgia, yang akan memasang kabel tegangan tinggi di Cekungan Laut Hitam (Black Sea Basin), melewati Georgia menuju seluruh dunia, menawarkan energi bersih dan listrik bersih kepada mitra dan tetangga mereka.
Baca juga: Georgia sebut Indonesia sebagai mitra berharga di Asia Tenggara
Baca juga: Georgia dukung solusi damai di setiap konflik
Baca juga: Georgia berupaya raih keanggotaan penuh UE meski hadapi tantangan
"Georgia memainkan peran kunci dalam memfasilitasi jalur yang andal dan beragam, yang berkontribusi pada keamanan energi global," kata Nozadze dalam wawancara khusus dengan Kantor Berita ANTARA di Jakarta, Selasa.
Di tengah gejolak global yang menghambat pasokan energi global, Georgia menawarkan jalur alternatif untuk memperkuat konektivitas dan stabilitas regional melalui Kaukasus Selatan, yang dinilai semakin penting sebagai jalur energi dan koridor transportasi yang menghubungkan Eropa dan Asia.
"Kami berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur, mempromosikan kerja sama regional, dan memastikan stabilitas di sepanjang koridor-koridor ini," katanya.
Dalam lanskap global yang terus berkembang saat ini, Georgia juga memprioritaskan kemitraan yang didasarkan pada rasa saling menghormati, kepentingan bersama, dan komitmen terhadap norma-norma internasional.
Meskipun integrasi Euro-Atlantik menjadi salah satu prioritas Georgia, tetapi mereka juga terbuka untuk memperluas kerja sama dengan mitra di seluruh Asia, Timur Tengah, dan sekitarnya -- termasuk negara-negara dinamis seperti Indonesia.
Georgia telah dan akan terus menawarkan diversifikasi, salah satunya melalui jalur pipa minyak dan gasnya yang melalui Laut Kaspia yang mengalir menuju Eropa.
"Jadi, jika kita berbicara tentang energi, khususnya hidrokarbon, Georgia menawarkan alternatif yang sangat baik bagi Eropa dan seluruh dunia di tengah situasi yang ada saat ini," katanya.
Georgia, kata Nozadze, akan menjadi negara yang lebih penting dalam hal pengangkutan hidrokarbon dan bentuk energi lainnya di seluruh dunia, bersama dengan negara tetangganya Azerbaijan dan Armenia.
Sebagai bukti, dia menunjukkan proyek bersama Uni Eropa-Georgia, yang akan memasang kabel tegangan tinggi di Cekungan Laut Hitam (Black Sea Basin), melewati Georgia menuju seluruh dunia, menawarkan energi bersih dan listrik bersih kepada mitra dan tetangga mereka.
Baca juga: Georgia sebut Indonesia sebagai mitra berharga di Asia Tenggara
Baca juga: Georgia dukung solusi damai di setiap konflik
Baca juga: Georgia berupaya raih keanggotaan penuh UE meski hadapi tantangan





