Perjalanan Sunyi Penuh Makna, Relawan Menuju Misi Kemanusiaan Gaza

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Lima relawan bernama Andi Angga Prasadewa, Ronggo Wirasanu, Herman Budianto Sudarsono, Hendro Prasetyo, dan Asad Aras Muhammad berangkat menuju Turki untuk menjalankan misi kemanusiaan. Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Irvan Nugraha, mengatakan partisipasi Indonesia dalam misi ini bukan yang pertama.

"Sekarang kita memberangkatkan kembali perwakilan masyarakat Indonesia jalur laut, jadi nanti akan bergabung dengan Bu Maimon dan Chiki yang sudah berlayar sebelumnya," kata Irvan dalam keterangan pers dikutip, Rabu, 29 April 2026.

Baca Juga :

Israel Kembali Bombardir Gaza di Tengah Gencatan Senjata, 4 Warga Sipil Tewas
 
Irvan menjelaskan para relawan akan bergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2026, sebuah konvoi laut sipil dari berbagai negara yang berupaya menembus blokade Gaza.

Lebih dari 80 kapal akan terlibat dalam misi ini. Perjalanan tersebut bukan sekadar pelayaran, melainkan simbol kepedulian global terhadap krisis kemanusiaan di Gaza, sekaligus upaya membuka akses bantuan bagi warga yang terdampak.


Lima relawan menuju Turki untuk menjalankan misi kemanusiaan. Dokumentasi/ istimewa.

Dia menjelaskan perjalanan armada telah dimulai sejak 12 April dari Barcelona dan berlanjut ke Italia sebelum menuju Yunani dan Turki sebagai titik konsolidasi akhir.

"Ia mengatakan, tujuan utama pelayaran ke zona merah ini adalah membuka koridor kemanusiaan agar bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza agar semakin terbuka," jelasnya.

Dukungan masyarakat Indonesia juga disebut menjadi bagian penting dalam misi ini. Bagi para relawan, perjalanan ini bukan sekadar tugas, tetapi panggilan kemanusiaan. Andi Angga Prasadewa mengaku dorongan tersebut datang dari dalam dirinya.

"Totalnya, akan ada tiga kapal yang membawa kontingen Indonesia ini, yaitu hasil patungan dari masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui lembaga-lembaga yang tergabung dalam GPCI," ungkapnya.

Sementara Asad Aras Muhammad yang kembali terlibat dalam misi serupa berharap upaya tahun ini dapat membuahkan hasil.
"Kita berangkat kembali tahun ini sebagaimana tahun lalu di Tunisia. semoga tahun ini kita berhasil menembus blokade gaza," ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sopir Green SM Sudah Diperiksa Polisi Terkait KRL Vs KA Argo Bromo, Masinis dan Petugas Stasiun Nyusul
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Pastikan MBG Diteruskan: Banyak Kekurangan Kita Selesaikan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Sita Aset Istri dan Anak Ko Erwin Senilai Rp 15,3 Miliar
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Bandung Zoo Dapat Donasi Rp 145 Juta untuk Pakan Satwa
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mudryk Resmi Ajukan Banding ke CAS Usai Terima Sanksi Larangan Bermain 4 Tahun Dari FA
• 18 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.