Pemprov Salurkan Santunan untuk 2 Warga DKI Korban Kecelakaan KA di Bekasi

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi. Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan dukacita yang mendalam. Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga bagi kita semua," kata Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Dua korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Nurlela, seorang PNS guru asal Pulo Gebang, Jakarta Timur dan Nurhayati, kader Jumantik dari wilayah Jakarta Pusat. Keduanya dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Polisi Periksa Masinis Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Besok

Rano mengatakan, santunan yang diberikan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan asuransi kematian. Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban.

"Kami menyadari bahwa santunan ini tidak dapat menggantikan kehilangan yang begitu besar. Namun kami berharap ini bisa sedikit membantu dan menjadi tanda bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Rano juga mengapresiasi sejumlah pihak yang turut memberikan santunan, di antaranya BKN, PT Taspen, BPJS Ketenagakerjaan, serta Baznas-BAZIS DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang disampaikan, keluarga almarhumah Nurlela menerima santunan dari PT Taspen sebesar hampir Rp 283 juta. Sementara itu, keluarga almarhumah Nurhayati menerima santunan sebesar Rp 42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan dan Rp 20 juta dari Baznas-BAZIS DKI Jakarta.

Baca juga: KontraS Kritik Dakwaan Kasus Andrie Yunus Tak Sentuh Peran Aktor Intelektual

"Harus kami sampaikan besaran santunan yang diterima oleh Ibu Nurlela dari PT Taspen sebesar hampir Rp 283.227.000 sekian. Sementara untuk Ibu Nurhayati sebesar Rp 42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan dan Rp 20 juta dari Baznas-BAZIS DKI," ungkapnya.

Selain penyaluran santunan, Pemprov DKI juga terlibat dalam penanganan pascakecelakaan. Rano menyebut pihaknya langsung mengerahkan BPBD, PMI, hingga Damkar untuk membantu proses evakuasi di lokasi kejadian di Bekasi.

Tak hanya itu, layanan shuttle bus Transjakarta juga disediakan untuk membantu mobilitas masyarakat terdampak hingga saat ini.

"Sejak awal kejadian, kami langsung bergerak membantu. Hingga hari ini, Transjakarta masih melayani shuttle bus untuk mendukung aktivitas warga," jelasnya.

Tonton juga video "Cerita Korban Selamat dari Kecelakaan KA di Bekasi Beri Kabar Lewat iWatch"




(bel/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sering Makan Korban, Sejumlah Perlintasan Kereta Api di Bogor Belum Berpalang
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bangladesh Mulai Isi Uranium ke PLTN Perdana untuk Kebutuhan Listrik Nasional
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
1.800 Perlintasan Sebidang Liar Akan Ditertibkan, Dirut KAI: Untuk Keselamatan Tak Ada Kompromi
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil BRI Super League: Kalahkan Persik Kediri, Borneo FC Samarinda Kudeta Persib Bandung dari Puncak Klasemen
• 11 jam lalubola.com
thumb
BTN Buka Lowongan Kerja untuk S1 Semua Jurusan, Ini Kualifikasinya
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.