NDX AKA disomasi Rp 1,7 Miliar menjadi berita populer Rabu (29/4).
Selain itu, polisi tunggu bukti forensik dari kasus perzinaan Inara Rusli juga menjadi sorotan.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Disomasi Rp 1,7 Miliar oleh Pihak Promotor, NDX AKA Siap Laporkan BalikDunia hiburan tanah air tengah dihebohkan dengan polemik antara grup musik hip-hop NDX AKA dan promotor Gelombang Cinta, AL Organizer. Konflik panas ini berawal dari mundurnya jadwal acara di Pekalongan, yang semula 26 Maret menjadi 7 Mei.
Pihak NDX AKA mengklaim ada kesepakatan DP hangus jika jadwal berubah sepihak, namun promotor justru disomasi Rp 1,7 Miliar dan dilaporkan atas dugaan UU ITE karena imbauan refund.
Kuasa hukum NDX AKA, Denny Ardiansyah, menegaskan bahwa promotor seharusnya sudah paham regulasi internal mereka. Denny menyebut NDX AKA sempat berbaik hati mengembalikan sebagian DP, namun somasi tetap dilayangkan setelah NDX AKA mengimbau fanbasenya untuk refund. Komentar tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral agar para penggemar tidak merugi.
Menanggapi somasi tersebut, NDX AKA tak tinggal diam dan siap melayangkan somasi balik. Mereka meminta promotor segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terkait informasi yang sudah tersebar. Jika tidak ada itikad baik, NDX AKA bahkan siap mengambil langkah hukum dan melaporkan promotor ke Polda Jawa Tengah.
King Nassar dan Andhika Pratama Ungkap Tantangan Berkolaborasi di Program BaruDua selebriti lintas generasi, King Nassar dan Andhika Pratama, siap bikin gempar dengan program baru mereka, "Healing Jalur King Nassar." Acara yang tayang di salah satu stasiun televisi ini digadang-gadang bakal jadi tempat curhat santai yang dibalut candaan pecah dan solusi ala King Nassar yang nggak kaleng-kaleng.
Nassar sendiri mengaku akan tampil heboh dengan candaannya, memposisikan diri sebagai "dokter" di klinik hiburan yang solusinya kadang nyeleneh, tapi tetap bikin ngakak. Sementara itu, Andhika Pratama bertugas sebagai "satpam" obrolan, meluruskan alur pembicaraan yang kerap melenceng jauh karena spontanitas Nassar yang super derese.
Inspirasi program ini ternyata datang dari kehebohan King Nassar di dunia maya yang memang lagi hits banget. Produser acara berharap, "Healing Jalur King Nassar" bisa jadi obat penenang dari pusingnya masalah sehari-hari dengan sentuhan hiburan yang fresh dan menghibur.
Imbau Penggemar Lakukan Refund, Pihak NDX AKA: Tanggung Jawab MoralDi tengah sengitnya konflik dengan promotor Gelombang Cinta, NDX AKA memberikan klarifikasi terkait imbauan refund kepada penggemar. Imbauan yang membuat mereka disomasi tersebut, menurut kuasa hukum NDX AKA, Denny Ardiansyah, adalah murni bentuk tanggung jawab moral kepada para fans.
Denny menjelaskan, banyak penggemar yang sudah terlanjur membeli tiket dan booking hotel untuk acara yang semula dijadwalkan 26 April, namun diundur ke 7 Mei. Kekecewaan fans yang tidak jadi melihat penampilan idola mereka di tanggal baru ini menjadi dasar NDX AKA untuk memberikan klarifikasi di kolom komentar media sosial promotor.
Pihak NDX AKA melihat hal ini sebagai bentuk kepedulian tulus agar penggemar tidak rugi waktu dan materi. Mereka menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan untuk merugikan promotor, melainkan untuk melindungi fanbase setianya. Kini, bola panas polemik ini masih terus bergulir, dengan potensi berlanjut ke jalur hukum jika tidak ada titik temu.
Promotor Ungkap Alasan Boyong NIKI ke Prambanan Jazz Festival 2026Kabar gembira buat pencinta musik! Penyanyi Indonesia yang sudah go internasional bersama 88rising, NIKI, dipastikan bakal tampil perdana di Prambanan Jazz Festival (PJF) 2026 pada 4 Juli mendatang. Kehadiran NIKI di panggung megah PJF ini disambut antusias oleh banyak pihak.
Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, membeberkan alasan kuat di balik keputusan memboyong NIKI. Menurut Tovic, NIKI memiliki profil yang sangat kuat dan sangat relevan dengan visi PJF untuk menyandingkan musisi lokal berkelas dunia dengan ikon budaya Indonesia. NIKI dianggap representasi sempurna dari seniman yang mampu membawa nama bangsa ke kancah global.
Lebih lanjut, Tovic menekankan bahwa penampilan NIKI di depan kemegahan Candi Prambanan akan menciptakan sebuah mahakarya baru. Ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga diplomasi budaya yang akan memperkuat posisi PJF sebagai festival musik kelas dunia dan mempromosikan pariwisata Indonesia ke tingkat internasional.
Polisi Tunggu Hasil Digital Forensik dalam Kasus Dugaan Perzinaan Inara RusliKasus dugaan perzinaan yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi masih terus berlanjut. Pihak kepolisian Polda Metro Jaya kini tengah menunggu hasil digital forensik dari barang bukti yang diajukan dalam laporan Wardatina Mawa. Proses ini menjadi krusial untuk menentukan langkah selanjutnya dalam penyidikan kasus yang bikin panas jagat maya ini.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, menjelaskan bahwa hingga saat ini penyidik masih fokus pada proses analisis forensik digital. Oleh karena itu, perkembangan terkait penetapan tersangka masih belum bisa dipastikan. Ini menunjukkan bahwa polisi bekerja ekstra hati-hati dalam menangani kasus yang melibatkan bukti digital yang sensitif.
Sebelumnya, Inara Rusli dan Insanul Fahmi telah diperiksa sebagai terlapor. Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, membenarkan adanya pernikahan siri, namun membantah tegas tudingan perzinaan. Inara juga telah melaporkan balik Wardatina Mawa atas dugaan akses ilegal terkait rekaman CCTV yang dijadikan bukti, menambah panasnya polemik di ranah hukum.





