Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terima Kenaikan Pangkat dan Hak Pensiun

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam 27 April lalu menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Salah satu korban adalah Nurlaela, seorang guru di Sekolah Dasar Negeri Pulo Gebang 11 Jakarta Timur yang menjabat sebagai Guru Ahli Pertama.

Menyusul dengan insiden kecelakaan tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan komitmen negara untuk memberikan perlindungan serta penghargaan kepada ASN yang menjadi korban dalam insiden ini.

Baca Juga :
KAI Siapkan Layanan KA Jarak Jauh Kembali Normal Mulai 30 April
Dijuluki 'Raja Jalur Utara' Menguak Kecepatan dan Keistimewaan KA Argo Bromo Anggrek

“Sebagai Kepala BKN, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya ASN dalam insiden ini. Negara akan memastikan korban mendapatkan penghargaan sepantasnya atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan resminya seperti dikutip dari situs resmi BKN, Kamis 30 April 2026.

Sebagai tindak lanjut konkret, BKN telah menerbitkan pertimbangan teknis terkait pemberian Pensiun Janda/Duda bagi ASN yang meninggal dunia dalam tugas. Selain itu, BKN juga menetapkan bahwa pegawai ASN yang menjadi korban insiden ini memenuhi kriteria untuk diberikan kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan negara.

Selain itu, BKN juga memastikan keluarga yang ditinggalkan memperoleh berbagai hak kepegawaiannya, di antaranya yakni:

  • Pensiun janda/duda anumerta sebesar 72% dari dasar pensiun
  • Santunan kematian akibat kecelakaan kerja
  • Uang duka
  • Biaya pemakaman
  • Bantuan beasiswa bagi ahli waris

Melalui langkah-langkah ini, BKN menunjukkan perannya tidak hanya sebagai pengelola kepegawaian, tetapi juga sebagai institusi yang hadir memberikan kepastian, perlindungan, dan penghargaan bagi ASN serta keluarganya dalam situasi duka.

Update Korban Meninggal Dunia Insiden Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Sebagai informasi berdasarkan data hingga Rabu siang sore, tercatat 16 orang meninggal dunia. Satu orang dilaporkan meninggal dunia hari ini usai menjalani perawatan di RSUD Bekasi. Berikut identitas 16 korban meninggal dunia:

RS Polri Kramat Jati:

1. Tutik Anitasari
2. Harum Anjasari
3. Nur Alimantun Citra Lestari
4. Farida Utami
5. Vica Acnia Fratiwi
6. Ida Nuraida
7. Gita Septia Wardany
8. Fatmawati Rahmayani
9. Arinjani Novita Sari
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna

RSUD Kota Bekasi:
1. Nuryati
2. Nur Laela
3. Engar Retno Krisjayanti
4. Mia Citra

Baca Juga :
Gelar Perkara Pekan Depan, Misteri Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo Segera Terbongkar
Klarifikasi Lengkap Menteri PPPA Usai Gaduh Usulan Gerbong KRL Wanita
Menteri PPPA soal Gerbong KRL Wanita: Tak Ada Maksud Abaikan Keselamatan Penumpang Lain

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Haji Sebagai Cahaya di Tengah Ujian Dunia
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penjualan Domestik Tumbuh, UNVR Catat Laba Bersih Rp1,3 Triliun di Kuartal I-2026
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
ASN Wajib Lapor Harta Kekayaan, Hari Ini Terakhir!
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Oknum TNI Campur Air Aki Bekas dan Pembersih Karat untuk Siram Andrie Yunus
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Doktor ITS Ciptakan Model Rantai Pasok Halal Berbasis Blockchain & IoT: Tingkatkan Ketersediaan Pangan 5%, Kurangi Food Waste 3%
• 50 menit laluerabaru.net
Berhasil disimpan.