PDAM Makassar Percepat Pemulihan Krisis Air di Utara Kota, Fokus Benahi Sistem Distribusi

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin mempercepat penanganan krisis air bersih yang selama ini dikeluhkan warga, khususnya di kawasan utara kota.

Melalui direksi baru Perumda Air Minum (PDAM) Makassar, langkah strategis kini dijalankan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, terutama menghadapi potensi puncak musim kemarau pada Juni hingga Agustus.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, mengatakan pihaknya telah memetakan persoalan sekaligus menyiapkan solusi untuk memperbaiki distribusi air yang belum optimal.

“Kami sudah melakukan pemetaan dan menyiapkan solusi untuk merespons langsung persoalan krisis air bersih di wilayah utara,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Wilayah Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah menjadi prioritas utama penanganan, mengingat kawasan tersebut paling terdampak akibat penurunan debit air baku serta gangguan distribusi.

Evaluasi Infrastruktur dan Debit Air

Sebagai langkah awal, jajaran direksi bersama Komisi B DPRD Makassar melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik infrastruktur, termasuk connecting valve di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pongtiku.

Dari hasil peninjauan, salah satu persoalan utama yang teridentifikasi adalah turunnya debit air baku yang berdampak pada distribusi ke wilayah utara.

“Penurunan debit ini sedang kami dalami, termasuk dengan memanggil pihak ketiga yang terlibat dalam pengelolaan air baku,” jelasnya.

Secara teknis, debit air sempat turun dari kondisi normal sekitar 400 menjadi di bawah 100, dan saat ini mulai meningkat ke kisaran 300 setelah adanya hujan.

Langkah Jangka Pendek dan Panjang

Untuk penanganan jangka pendek, PDAM Makassar masih mengandalkan distribusi air melalui mobil tangki dan penyediaan tandon di titik-titik terdampak. Bantuan ini juga diberikan kepada warga non-pelanggan sebagai bagian dari fungsi sosial perusahaan.

Sementara untuk jangka panjang, PDAM menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:

Optimalisasi sumber air baku
Perbaikan dan evaluasi jaringan pipa distribusi
Penanganan kebocoran di beberapa titik
Penambahan kapasitas suplai air

PDAM juga menyiapkan tiga alternatif sumber suplai air tambahan, yakni dari wilayah Somba Opu, Moncongloe, serta optimalisasi pompa dari Panaikang.

Antisipasi Musim Kemarau

Menghadapi puncak musim kemarau, PDAM Makassar memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah provinsi dan BPBD.

Sejumlah langkah antisipatif yang disiapkan meliputi:

Penambahan pompa di titik strategis
Distribusi air melalui mobil tangki
Pengembangan sumber air alternatif seperti sumur bor

Perbaikan Jaringan

PDAM juga tengah menangani kebocoran pipa di beberapa lokasi, salah satunya di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 16 (Jembatan Pai), yang berdampak pada gangguan suplai air di kawasan BTN Kalamang, BPS, Jalan Goa Ria, hingga Hotel Dalton.

Perbaikan dilakukan dalam waktu 1×24 jam sebagai bagian dari percepatan pemulihan layanan.

Sementara itu, gangguan distribusi di wilayah Kerung-kerung disebabkan oleh penurunan debit dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2, yang telah disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi.

Komitmen Perbaikan Layanan

Andi Syahrum menegaskan, kehadiran direksi baru menjadi momentum pembenahan menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun tata kelola pelayanan.

Menurutnya, krisis air bersih tidak boleh lagi menjadi persoalan tahunan, melainkan harus diselesaikan melalui pendekatan sistemik dan kolaboratif.

“Ini adalah komitmen kami untuk memastikan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah utara,” tegasnya.

Ia menambahkan, PDAM Makassar juga berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan jumlah pelanggan dan kualitas layanan, seiring pertumbuhan kawasan permukiman baru seperti di wilayah Center Point of Indonesia (CPI).

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap distribusi air bersih di Makassar dapat kembali normal dan merata, serta mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Periksa PPK Dinas PRKPCK Lamongan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Korupsi Pelindo–APBS Loloskan Kapal Tak Layak, Evaluasi Pengerukan Cuma di Atas Kertas
• 2 jam lalurealita.co
thumb
5 Makanan Ini Punya Kandungan Serat Lebih Tinggi dari Chia Seed
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Kinerja Industri Manufaktur Melambat
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Anggota DPR Minta Kemenhub Transparan soal Evaluasi Taksi Green SM
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.