BANDUNG, iNews.id - Pengendara sepeda motor dan sekelompok pejalan kaki nyaris tertabrak kereta api di pelintasan sebidang Cimindi, perbatasan Kota Bandung–Cimahi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi saat palang pintu sudah tertutup namun tetap diterobos oleh pengguna jalan.
Detik-detik kejadian itu terekam kamera handphone (HP) warga. Rekaman video tersebut memperlihatkan kejadian pertama, seorang pemotor nekat melintas di pelintasan saat kereta lokal jurusan Padalarang–Cicalengka sedang melaju.
Pemotor nyaris tertabrak kereta api di pelintasan sebidang Cimindi, perbatasan Kota Bandung–Cimahi. (Foto: Rekaman video warga).Tidak berselang lama, tiga pejalan kaki, termasuk emak-emak juga menerobos pelintasan saat kereta feeder relasi Bandung–Padalarang melintas dan nyaris menabrak seorang perempuan.
Seluruh pengguna jalan selamat meski kereta sudah berada sangat dekat dengan lokasi kejadian. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga sekitar yang menyaksikan langsung insiden berulang itu.
Baca Juga:KRI Prabu Siliwangi-321 Perkuat Armada TNI AL di Surabaya, Desain Modern Teknologi CanggihPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan bahwa sepanjang 2026 telah terjadi empat insiden kecelakaan maupun nyaris tertemper di pelintasan sebidang.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, telah melakukan sosialisasi secara masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menerobos perlintasan kereta api.
"Terkait video viral di pelintasan Cimindi di mana ada orang yang melintas pada saat kereta api sudah dekat tentunya menjadi perhatian bagi kami. Kita berharap semua yang melintasi pelintasan sebidang untuk selalu waspada karena aturan mengatakan, ketika palang pintu sudah diturunkan dan sinyal sudah berbunyi semuanya harus berhenti," ujar Kuswardojo, Kamis (30/4/2026).
KAI Daop 2 Bandung kembali mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas, khususnya di perlintasan sebidang, guna menghindari kecelakaan yang dapat merugikan keselamatan jiwa.




