Kemlu: 4 ABK WNI Jadi Korban Penyanderaan di Perairan Somalia

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Kemlu: 4 ABK WNI Jadi Korban Penyanderaan di Perairan SomaliaNasional | sindonews | Kamis, 30 April 2026 - 13:21Dengarkan Berita

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebutkan 4 Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyanderaan Kapal MT Honour 25 di Perairan Hafun, Somalia, Rabu (22/4/2026). Selain 4 WNI, ada Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi korban lainnya.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Nairobi terus melakukan koordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait di Somalia menindaklanjuti laporan pembajakan kapal NT Honour 25 yang terjadi di perairan sekitar Hafun, Somalia pada 22 April lalu,” ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: ABK Indonesia Disandera Houthi di Yaman, Uni Emirat Arab Lapor PBB

“Nah, berdasarkan informasi yang diperoleh saat ini pada kapal tersebut diawaki 4 ABK WNI, 10 ABK Pakistan, dan 1 ABK India dan Myanmar,” tambahnya.

Kementerian Luar Negeri tengah fokus dalam penanganan penyelamatan yang melibatkan otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha terkait.

Baca Juga:Kebakaran Hebat 5 Rumah di Jambi, Pemilik Syok

“Upaya penanganan masih terus berlangsung melalui koordinasi otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat serta pelaku usaha terkait dengan tetap mengedepankan keselamatan para ABK WNI,” kata Heni.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Uni Eropa Desak ASEAN Hindari Minyak Rusia, Kemenlu: Kita Kerja Sama dengan Semua Pihak
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Benarkah Mobil Listrik Mudah Mati di Tengah Rel saat Kereta Mendekat? Ini Penjelasan Pakar
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Bikin Gaduh, Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Pemindahan Gerbong Wanita
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Dedi Mulyadi Gusar, Penutupan Jalan Diponegoro Tak Seizin Gubernur
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Kadis Kesehatan Nias Ditahan terkait Kasus Korupsi RSU Pratama Rp38,55 Miliar
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.